Tabalong Kalsel (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi, dalam reses 14-21 Januari 2026, selain bertemu warga juga mengisinya dengan membersamai pegiat organisasi mahasiswa Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
"Pada kesempatan reses masa sidang I 2026 DPRD Kalsel kali ini saya sengaja bersama pegiat organisasi mahasiswa. Mereka berpotensi sebagai pemimpin generasi bangsa mendatang," ujar Firman Yusi ketika dikonfirmasi, Sabtu.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten HSU, Balangan dan Tabalong itu mengatakan, dalam kebersamaan dengan pegiat organisasi mahasiswa tersebut mereka mendiskusikan pengalaman masa lalu sebagai bagian dari penataan masa depan generasi bangsa yang lebih baik.
"Kita inginkan ke depan daerah masing-masing lebih baik lagi. Karenanya perlu pemikiran serta karya-karya anak negeri yang lebih baik pula," ujar Firman Yusi yang juga Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel.
Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu berharap, pegiat-pegiat organisasi mahasiswa yang cukup potensial jangan sampai eksklusif.
"Oleh sebab itu, kita bina kebersamaan dengan pegiat-pegiat organisasi mahasiswa. Kita dengar pula alur pemikiran mereka untuk masa depan negeri yang lebih baik lagi," ujar anggota DPRD Kalsel dua periode tersebut.
Wakil rakyat kelahiran "Kota Minyak" Tanjung (237 km utara Banjarmasin) itu mengungkapkan, selama mereka berdiskusi para pegiat organisasi mahasiswa atau tampak semangat dan gembira.
"Karena mereka pada hakikatnya subjek, bukan objek yang terkadang menjadi pelengkap penderita. Sebagai subjek, mereka bisa berbuat dengan kreatif-kreatif positif untuk masa depan yang lebih baik,".demikian Firman Yusi.

Sebagai catatan di "Bumi Saraba Kawa" Tabalong dan "Bumi Agung" HSU juga terdapat beberapa perguruan tinggi sebagai salah satu upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal atau lebih berkualitas.
Seperti di Amuntai (185 km utara Banjarmasin) ibukota HSU ada Sekolah Tinggi Ilmu Al Qur'an, dan Sekolah Tinggi ilmu Agama Syekh Mohammad Nafis Tabalong.
