Rantau (ANTARA) - Bupati Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menilai kehadiran Bank Kalsel Syariah Kantor Cabang Pembantu di Tapin memperluas pilihan layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan skema perbankan berbasis syariah.

Yamani mengatakan, keberadaan bank syariah memberi alternatif nyata bagi masyarakat dalam menentukan layanan perbankan, baik untuk menabung maupun pembiayaan, tanpa harus bergantung pada bank konvensional.

“Dengan adanya Bank Kalsel Syariah, masyarakat Tapin punya lebih banyak pilihan layanan perbankan sesuai kebutuhan dan prinsip yang diyakini,” kata Yamani di Rantau, Senin.

Ia menambahkan, keberadaan lembaga keuangan di daerah diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana, tetapi juga berperan aktif mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui kemudahan akses pembiayaan.

Menurut Yamani, dukungan perbankan khususnya dalam penyaluran kredit dan pembiayaan usaha, menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perbankan daerah diharapkan hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam memberikan kemudahan pembiayaan bagi pelaku usaha dan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Bank Kalsel Abdurahim Fikri mengatakan pembukaan layanan Bank Kalsel Syariah di Tapin merupakan respon atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus mengakses layanan syariah ke daerah lain.

“Selama ini banyak warga Tapin yang menyimpan dananya di cabang syariah di kabupaten tetangga. Kehadiran kami di Tapin bertujuan mendekatkan layanan tersebut,” katanya.

Fikri berharap, Bank Kalsel Syariah dapat menjadi bagian dari penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Kabupaten Tapin, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang beragam.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026