"Iya, tentunya koordinasi secara intens terus dilakukan oleh KPK dengan pihak-pihak terkait ya," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.
Baca juga: Diduga kabur saat OTT Kejari HSU, KPK imbau serahkan diri
Budi menjelaskan baik KPK maupun Kejagung memiliki visi dan misi hingga komitmen yang sama kuat dalam pemberantasan korupsi.
"Tentu punya visi dan misi yang sama, serta komitmen yang sama kuat dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi, termasuk dengan kegiatan tertangkap tangan di wilayah Kalimantan Selatan," katanya.
Sebelumnya, KPK menangkap enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) ke-11 selama 2025 di Kejari HSU pada Kamis kemarin.
Baca juga: OTT KPK di Kejari HSU Kalsel jadi ajang bersih-bersih
“Sampai saat ini, enam orang sudah diamankan,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis.
Budi menyampaikan pernyataan tersebut pada pukul 22.23 WIB, yakni untuk merespons peminjaman ruangan di Polres Hulu Sungai Utara.
Sementara itu, dia mengatakan tim KPK masih melakukan serangkaian kegiatan tangkap tangan di daerah tersebut.
Adapun KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari sepuluh orang tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Baca juga: OTT Kajari HSU, KPK sita uang ratusan juta rupiah
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPK koordinasi dengan Kejagung usai tangkap Kajari Hulu Sungai Utara
