Rantau (ANTARA) - Wakil Bupati Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun daerah dan menjawab tantangan global melalui inovasi, ilmu pengetahuan, serta penguatan karakter kebangsaan.
Wakil Bupati Tapin H. Juanda mengatakan, santri masa kini tidak cukup hanya memahami ilmu agama, tetapi juga harus mampu menjadi pelopor perubahan di berbagai bidang kehidupan.
“Pesantren hari ini bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat, pembinaan karakter, dan penggerak ekonomi umat,” ujarnya di Lapangan Dwi Dharma di Rantau, Kabupaten Tapin, Rabu.
Baca juga: Ribuan santri Tapin siap meriahkan peringatan hari santri nasional
Menurut Juanda, tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” mengandung pesan agar santri turut menjaga kemerdekaan dalam arti luas termasuk kemerdekaan berpikir, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Juanda mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Tapin berkomitmen mendukung kemajuan pesantren dan santri sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Santri harus menjadi agen perubahan dengan tetap berpegang pada akhlakul karimah dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Baca juga: UPZ Bank Kalsel salurkan Al Quran bagi santri TK/TPA BKPRMI Banjarmasin
Juanda berharap agar para santri terus mewarisi semangat jihad para ulama dan kiai terdahulu melalui persatuan, toleransi, dan peran aktif dalam menciptakan perdamaian dunia yang bermartabat.
