Banjarmasin (ANTARA) - Kapolsek Banjarmasin Barat, Polresta Banjarmasin, jajaran Polda Kalimantan Kompol M Noor Chaidir mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan sementara dua korban tewas saat kebakaran diduga akibat tersengat listrik yang putus.
Kebakaran terjadi pada Minggu siang, sekitar pukul 12.00 WITA, di Jalan Sepakat Gang Berdikari RT03 RW01 Kelurahan Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Baca juga: Dua orang tewas saat kebakaran rumah di Teluk Tiram Banjarmasin
Kompol Chaidir di Banjarmasin, Minggu, mengungkapkan dua korban merupakan warga Teluk Tiram, yakni berinisial MN (16) sebagai pelajar, dan WY (25) berprofesi buruh.
"Dalam peristiwa kebakaran itu, api yang berkobar sempat menghanguskan tiga bangun rumah milik warga setempat," ucap Kompol Chaidir.
Dia mengatakan untuk korban yang rumahnya terbakar dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Abdul Hamid (66), Imis (43) dan Ahmad Noor (44).
Berdasarkan keterangan saksi, Kapolsek Banjarmasin Barat menjelaskan kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah itu yang disebabkan api berasal dari dapur korban Abdul Wahid.
Baca juga: Satlantas Polresta Banjarmasin siap tanggulangi bencana
Kemudian, api membesar yang menghanguskan ketiga rumah tersebut, dan dua orang menjadi korban jiwa meninggal diakibatkan putusnya kabel Listrik di depan rumah yang terbakar.
Kabel listrik yang putus tersebut jatuh dan mengenai tubuh kedua korban sehingga mengakibatkan kedua korban meninggal dunia, selanjutnya Polsek Banjarmasin Barat menindaklanjuti kasus tersebut.
Untuk proses penyelidikan, Polsek Banjarmasin Barat mendatangi, mengamankan, dan mengatur arus lalu lintas, serta memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian.
Selain itu, petugas juga mendata korban kebakaran dan korban jiwa, membuat visum luar, mendata para saksi, dan membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.
Baca juga: Lima bangunan terbakar di Jalan Zafri Zam Zam Banjarmasin
