Batulicin (ANTARA) - Kantor Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama pemangku kepentingan daerah menggencarkan pengawasan program keamanan pangan di desa, pasar, dan sekolah untuk mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah pangan aman.
Kepala Loka POM Tanah Bumbu, Difa Ananda di Batulicin, Kamis, mengatakan kegiatan ini dilakukan bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) guna mengevaluasi pelaksanaan program prioritas nasional pada bidang keamanan pangan.
Baca juga: Loka POM Tanah Bumbu ajak warga jadi konsumen cerdas melalui "cek lik"
“Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman atau Germas SAPA terdiri dari tiga pilar utama yaitu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Pangan Jajanan Anak Sekolah,” kata Difa.
Dijelaskan Difa, program telah berjalan sejak April hingga Juli 2025, dimulai dari tahap advokasi, bimbingan teknis (bimtek), sosialisasi, hingga pengawasan dan evaluasi.
Sebagai bentuk inovasi, Loka POM juga melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha obat dan makanan di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, memperluas program SAPA di sekolah, serta melaksanakan pengawasan Cek KLIK dan uji cepat di Pasar Niaga Bersujud.
Baca juga: Loka POM tekan peredaran makanan berbahaya di lingkungan sekolah
Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanah Bumbu M. Putu Wisnu Wardhana menyampaikan bahwa keamanan pangan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan lembaga pengawas.
“Kami berharap dukungan dalam upaya meningkatkan kesadaran dan praktik keamanan pangan masyarakat di Tanah Bumbu dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pada kegiatan pengawasan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan piagam komitmen lintas sektor dalam mendukung inovasi Pakasam Bungas, penyerahan sertifikat keamanan pangan, serta diskusi dan pemaparan materi.
“Program ini agar bisa diterapkan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa, pelaku usaha, dan pihak sekolah,” tutur Difa.
Baca juga: BPOM Tanah Bumbu persembahkan tiga layanan unggulan untuk UMKM

