Selasa, 24 Oktober 2017

Banjarbaru Canangkan Empat Kampung Keluarga Berencana

id kampung kb
Banjarbaru Canangkan Empat Kampung Keluarga Berencana
. (Antaranews Kalsel/dalduksulbar.com )
Empat kawasan kampung KB yakni Kelurahan Guntung Manggis, Kemuning, Loktabat Utara dan Kelurahan Landasan Ulin Selatan,
Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mencanangkan empat kawasan menjadi kampung Keluarga Berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan keluarga.

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani di Banjarbaru, Jumat mengatakan, empat kampung KB ditetapkan pada empat wilayah kelurahan dari lima kecamatan yang ada di kota itu.

"Empat kawasan kampung KB yakni Kelurahan Guntung Manggis, Kemuning, Loktabat Utara dan Kelurahan Landasan Ulin Selatan," ujarnya usai pencanangan kampung KB di kota setempat.

Pencanangan kampung KB yang dilakukan di Jalan Kuranji Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin dihadiri Inspektur Utama BKKBN Pusat Drs Agus Sukisno Ak MM.

Dijelaskan, pembentukan Kampung KB sejalan dengan salah satu program perubahan Pemkot Banjarbaru yang terus digiatkan yakni peningkatan kapasitas layanan kesehatan.

"Pembentukan Kampung KB juga sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo agar manfaat program KB dapat lebih dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskan, melalui pencanangan kampung KB pada empat kelurahan diharapkan program KB dapat digiatkan kembali dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kota Banjarbaru.

"Sesungguhnya kampung KB adalah wujud pendekatan pelayanan keluarga, mengintegrasikan program lintas sektor dan membangun rasa memiliki keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Inspektur Utama BKKBN Agus Sukisno mengatakan, pencanangan kampung KB sesuai nawacita Presiden Joko Widodo, dalam membangun Indonesia yang lebih baik dan maju

"Kampung KB diperlukan di seluruh desa di Indonesia dan keberhasilannya sangat membantu meningkatkan kualitas hidup manusia dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera," ujarnya.

Ditekankan, kampung KB membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga sehingga harus diperkuat dan direvitalisasi sesuai program KB dan keluarga sejahtera.

"Jangan hanya berhenti pada kegiatan pencanangan, tapi harus ada aksi dan gerakan karena program pembangunan diawali melalui pembangunan manusia berkualitas," katanya.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga