Batulicin (ANTARA) - Bupati Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Rudi Latif menerima materi dari Menteri Agama RI (Menag) Nasaruddin Umar pada acara retret di Magelang Jawa Tengah.
"Materi yang disampaikan tentang tanggungjawab seorang pemimpin dalam kegiatan orientasi kepemimpinan," kata Bupati saat dikonformasi di Batulicin Kamis.
Baca juga: Bang Arul terima materi dari Menko hingga Kapolri pada retret
Dalam acara retret Kepala Daerah se-Indonesia tersebut, Menag dalam paparannya menekankan pentingnya meneladani empat sifat kepemimpinan Rasulullah SAW, yaitu Shiddiq (Jujur), Amanah (Dapat Dipercaya), Tabligh (Menyampaikan), dan Fathanah (Cerdas).
"Pemimpin harus memiliki integritas moral, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Pemimpin juga harus memiliki visi yang jelas, kolaboratif, dan dapat memotivasi orang lain," katanya.
Menag juga menekankan pentingnya seorang pemimpin menjadi problem solver, pandai membaca situasi, dan berwawasan luas dalam menjawab tantangan global dan nasional.
"Kita harus menjadi pemimpin yang dapat menjawab tantangan zaman, memiliki visi yang jelas, dan dapat memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan yang sama," kata Menag Nasaruddin Umar.
Dengan meneladani empat sifat kepemimpinan Rasulullah SAW tersebut, seorang pemimpin dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan dan menjawab tantangan global dan nasional, tandasnya.
Menyimak pemaparan materi dari Menag RI, Nasaruddin Umar, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif terkesan dengan materi Pengemban Pendidikan Agama yang berfokus pada Toleransi dan Moderasi Beragama berbasis Kurikulum Cinta.
Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang beriman, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan serta peduli terhadap lingkungan, sebagai pondasi dalam menciptakan generasi yang berempati dan menghargai perbedaan.
Bupati menyampaikan atensinya terhadap program Kemenag ini yang kedepannya akan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan agama di sekolah-sekolah dan madrasah. Kurikulum baru ini akan berfokus pada nilai-nilai cinta, toleransi, dan moderasi beragama.
"Program Kemenag ini, sangat senada dengan garis besar Visi dan Misi kita kedepan yakni menjadikan Bumi Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab," kata Bupati.
Baca juga: Warga Manunggal antusias sambut kedatangan "Bang Arul"
Program ini juga akan memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. "Ekoteologi dan pendidikan lingkungan yang sangat penting dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan," pungkas Bupati.