Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mendukung Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah yang merupakan inisiatif dari DPRD provinsi setempat.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel Ahmad Bagiawan mewakili Gubernur Kalsel Muhidin menyampaikan dukungan eksekutif terhadap Raperda inisiatif yang diajukan legislatif tersebut pada rapat menanggapi raperda di Banjarmasin, Rabu.
Baca juga: Pemprov Kalsel diminta masif promosikan daerah agar tarik investor
"Kami sampaikan penghargaan yang setingginya kepada Komisi I DPRD Kalsel yang memprakarsai Raperda tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah yang kemudian menjadi inisiatif DPRD Kalsel," kata Bagiawan menyampaikan pernyataan Muhidin yang tengah mengikuti retret kepada daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Bagiawan menambahkan Raperda tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah selaras semangat penyederhanaan regulasi dengan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Pembentukan produk hukum daerah harus selaras pula dengan kebutuhan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," ucap Bagiawan.
Menanggapi pendapat eksekutif tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Muhammad Alpiya Rakhman menghaturkan terima kasih dukungan Pemprov Kalsel terhadap Raperda tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Selat Pulau Laut Kotabaru Kalsel berlanjut
Pasalnya, lanjut Alpiya, Raperda tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk pembentukan peraturan, taat atas peraturan yang selaras dengan kebutuhan.
"Untuk itu pula, perlu pembentukan peraturan daerah atau yang berkualitas dengan berpedoman pada pembentukan produk hukum daerah," tutur Alpiya.
Pengajuan Raperda tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah atas usul Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum DPRD Kalsel mendapatkan kesepakatan sebagai inisiatif legislatif saat Rapat Paripurna Internal pada 12 Februari 2025.
Baca juga: Ketua DPRD harap pemimpin baru Kalsel merangkul semua dalam membangun banua