Kotabaru (ANTARA) - Anggota DPRD Kotabaru, Kalimantan Selatan dari Fraksi Gerindra, Rustam Efendi melaksanakan reses tahap pertama di Aula Kantor Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menggali kebutuhan mendesak yang belum terakomodasi dalam program pembangunan daerah," kata Rustam Efendi di Kotabaru, Senin.
Rustam Efendi menyampaikan, pentingnya reses sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan serta usulan pembangunan yang bermanfaat bagi desa.
Ia berharap masyarakat aktif mengutarakan kebutuhan yang bersifat mendesak agar bisa diperjuangkan melalui anggaran yang tersedia.
"Reses ini sangat bermanfaat karena memungkinkan desa untuk terbuka lebih lebar dalam menyampaikan kebutuhan mereka. Jika dana desa tidak dapat mengcover pembangunan tertentu, kita bisa upayakan lewat dana reses," ujarnya.
Dalam sesi dialog, berbagai perwakilan warga menyampaikan keluhan serta usulan program pembangunan.
Ketua RT 24 menyoroti masalah banjir yang kerap melanda wilayahnya dan berharap adanya alokasi dana untuk pembangunan drainase serta paving jalan yang belum tercover.
Sementara itu, Ketua BPD Kecamatan Pulau Laut Utara, Nasaruddin, mendorong ibu-ibu PKK Desa Dirgahayu untuk turut menyampaikan kendala yang dihadapi, sehingga aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan di tingkat DPRD.
Ia juga mengajukan permohonan renovasi Kantor Desa Dirgahayu agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.
Kepala Desa Dirgahayu, Lukman Nur Hakim, menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan beberapa proposal, termasuk pengaspalan jalan di RT 19 dan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Menanggapi berbagai usulan, H. Rustam Efendi meminta para ketua RT untuk menyusun Proposal yang detail sesuai aturan, lengkap dengan gambar dan titik koordinat agar bisa ditinjau lebih lanjut.
"Usulan yang masuk hari ini akan menjadi prioritas untuk realisasi di tahun 2026. Jadi, silakan ajukan proposal yang benar-benar dibutuhkan agar dapat disesuaikan dengan anggaran yang tersedia," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh usulan yang terkumpul akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kotabaru.
Dalam kesempatan ini, H. Rustam Efendi juga menyoroti program rehab rumah bagi masyarakat kurang mampu.
Ia menjelaskan bahwa pada 2023, sebanyak 450 unit rumah telah direnovasi di beberapa desa, seperti Seblimbingan, Megasari, Tirawan, dan Pulau Laut Timur.
"Kami tidak pilih-pilih, semua usulan yang masuk akan kami perjuangkan agar dapat terealisasi," tegasnya.
Untuk Desa Dirgahayu, ia berkomitmen untuk memprioritaskan program bedah rumah pada tahun 2026 dan meminta kepala desa melakukan pendataan rumah warga yang membutuhkan.
Selain itu, ia juga memperkenalkan program pembangunan perumahan murah bagi masyarakat tidak mampu, yang sebelumnya sudah berhasil dijalankan di Desa Seblimbingan.
Program ini memungkinkan warga mendapatkan rumah gratis dengan skema kredit murah untuk lahan.
"Program ini merupakan terobosan yang kami gagas agar masyarakat tidak mampu bisa memiliki hunian layak. Desa Seblimbingan telah menjadi proyek percontohan, dan kami berencana memperluas program ini ke desa-desa lain," tutupnya.