Kotabaru (ANTARA) - Komisi III DPRD Kotabaru menggelar rapat kerja (Raker) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat berkaitan dengan tindaklanjut aspirasi para guru.
"Kita lakukan pembahasan berkaitan dengan tindak lanjut aspirasi disampaikan para guru, sekaligus membahas anggaran di instansi Disdikbud," kata anggota Komisi III Rahmad di Kotabaru, Rabu.
Rahmad mengungkapkan, salah satu intens dibahas soal masih banyak guru belum berhasil lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Ada keluhan inilah, maka kami mendorong Dinas Pendidikan agar bisa menggunakan insenda (insentif daerah) dalam penggajian, terutama guru yang mengabdi sudah lama. Dan dananya dari anggota dewan," kata politisi PAN ini.
Alhasil rapat kerja, Rahmad mengungkapkan, Disdikbud Kotabaru menyambut baik. Sebab, dana sektoral dianggap belum optimal tanpa dibantu dana Pokran Dewan.
Soal masih banyak guru belum lulus PPPK, lanjut Rahmad, ia bersama jajaran DPRD lainnya punya strategi. Memperjuang agar lulus pegawai paruh waktu.
"Jangan berkecil hati, kami di dewan tidak tinggal diam dan berkomitmen memperjuangkan," ujarnya.
Guru atau tenaga pendidik, merupakan tugas mulia.
"Memang tidak semua beruntung, tapi saya yakin dengan keikhlasannya maka derajatnya akan diangkat," lanjut Rahmad.
Terlebih sebagian besar mereka merupakan guru yang sudah puluhan tahun mengabdi sebagai guru honor.
"Saya taau banyak keluh kesah kawan-kawan daru guru yang belum dapat reski di PPPK atau CPNS, karena saya juga alumni guru," pungkasnya