Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajukan 1.000 guru berstatus tenaga kontrak untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2024.
Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel Fahrudinoor di Banjarbaru, Sabtu, mengatakan para guru kontrak yang diusulkan itu berasal dari sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB).
Baca juga: Pemprov Kalsel siapkan formasi khusus bagi disabilitas pada CASN 2024
"Usulan mengenai jumlah formasi sudah kami masukkan, akan tetapi semua formasi tersedia tergantung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel," ucapnya.
Dia menerangkan ujian PPPK dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dilaksanakan secara serentak serta langsung dikelola oleh pemerintah pusat.
"Itu semua tidak hanya guru pengajar, ada juga bagian PPPK fungsional seperti bagian tata usaha dan perpustakaan," ujarnya.
Pihaknya terus berupaya dan mengoordinasikan agar tenaga kontrak yang ada ini dapat dialihkan status menjadi PPPK.