Yang sering kita temukan kasus rabies adalah di daerah-daerah pegunungan seperti kecamatan Hantakan, Batang Alai Timur,
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Dinas Kesehatan HST bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, peringati "word rabies day"  dengan sosialisasi bahaya penyakit rabies di Aula Bhakti Husada Barabai.

Kepala Dinas Kesehatan HST, Kusudiarto mengungkapkan,  walaupun di HST ditemukan 26 kasus rabies, namun semuanya bisa teratasi dengan penindakan vaksinasi secara dini kepada anjing-anjing yang positif kena rabies.

"Yang sering kita temukan kasus rabies adalah di daerah-daerah pegunungan seperti kecamatan Hantakan, Batang Alai Timur, Limpasu, dan Haruyan. Masyarakat disana menggunakan anjing untuk berburu dan menjaga kebun mereka,"katanya.

Wakil Bupati HST H. A Chairansyah  berharap  dampak negatif penyakit rabies ini dapat disosialisasikan kepada masyarakat, dan dapat ditanggulangi secara tanggap, karena kalau sudah terinfeksi rabies ke manusia itu dapat menimbulkan kematian karena tidak ada obatnya.

"Saya minta kepada jajaran dinas kesehatan dan instansi terkait untuk melakukan berbagai upaya guna mendukung pencegahan penyakit rabies di banua kita," katanya.

Selain itu, kata dia,  Wabup juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika ada di daerahnya anjing yang terindikasi terkena infeksi rabies, agar dapatd ivaksin secara cepat dan tidak sampai menggigit ke manusia,"katanya.

   


Pewarta: M Taufik Rahman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026