Paling banyak yang mendaftar adalah yang berizasah SMA sederajat dan S1 semua jurusan,"Barabai, (Antaranews Kalsel) - Calon tenaga kontrak RSUD Damanhuri Barabai yang telah memasukkan laramaran, bakal mengikuti tahapan ujian, yang akan dilaksanakan 2 kali yaitu tahap 1 merupakan ujian tertulis atau adminstrasi yang dilaksanakan pada hari selasa (20/9) dan ujian.
Tahap ke 2 yaitu tes wawancara yang dilaksanakan pada hari kamis (21/9) dan pengumuman kelulusan pada tanggal 27 september 2016.
Menurut Rahmatullah salah satu panitia penerimaan mengungkapkan, sejak dibuka, jumlah pelamar untuk menjadi tenaga kontrak cukup membludak.
Pada hari pertama sampai siang Selasa (6/9) jumlah pendaftar sudah mencapai 500 an pelamar dan jumlah itu terus bertambah karena panitia membuka pendaftaran sampai pukul 14.00 wita.
"Paling banyak yang mendaftar adalah yang berizasah SMA sederajat dan S1 semua jurusan,"katanya
Sebelumnya, pembukaan penerimaan pegawai kontrak tersebut, sempat tertunda sejak bulan Juni , dan baru terlaksana Selasa tanggal 6 sampai dengan 10 September.
Pembukaan penerimaan pegawan nonPNS tersebut, sesuai surat pengumuman nomor 445/664/RSUD/2016 yang ditandatangani oleh Plt Direktur RSUD H Dhamanhuri Barabai drg Kusudiarto.
Persyaratan yang paling menonjol adalah para pelamar harus berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk asli kabupaten HST dan mempunyai IPK minimal 2,75.
Persyaratan lainnya adalah mempunyai kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan dibuktikan sertifikat, menyerahkan surat keterangan sehat dan membuat surat lamaran bermaterai Rp. 6.000.
Tenaga kontrak yang dibutuhkan sebanyak 69, dan dari 29 formasi yang dibuka tenaga perawat yang paling banyak dicari yaitu sebanyak 13 orang serta operator SIM RS sebanyak 8 orang dengan mensyaratkan pendidikan hanya SMK jurusan Komputer, sedangkan asisten apoteker sebanyak 7 orang.
Lebih lanjut untuk pelaksana hukum, pelaksana informasi, pelaksana bagian keuangan, kasir, loper, staf pelayanan medis BPJS, apoteker, petugas admin rekam medis, nutrisionis, pelaksana administrasi gizi, juru masak, pelaksana instalasi kesling, petugas laundry, petugas penjaga air, dan petugas penjaga mushalla masing-masing dibutuhkan hanya 1 orang.
Sedangkan untuk tenaga resepsionis, pelaksana admin umum dan kepegawaian, petugas loket BPJS, petugas pengantar resep obat, pelaksana rekam medik, dan juru cuci masing-masing sebanyak 2 orang.
Untuk petugas loket rawat inap/jalan, pramusaji, pelaksana instalasi kesling, pelaksana dan instalasi sarpras masing-masing juga sebanyak 3 orang serta analis kesehatan 4 orang.
Pewarta: M Taufik RahmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.