Kapal Motor Marina Nusantara yang terbakar karena tabrakan dengan tongkang batu bara di perairan Sungai Barito, Senin pagi dan mengakibatkan tiga orang tewas, dua diantara korban tersebut akan dibawa ke Surabaya, Jawa Timur.



Dua korban KM Marina yang diterbangkan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ke Bandara Juanda Surabaya, untuk dimakamkan di kampung halamannya masing-masing itu, Abdul Karim (53), warga asal Madura, yang tinggal di Jalan Pangeran Antasari RT 45 Banjarmasin.


Selain itu, seorang perempuan bernama Nurasan (42) warga asal Lumajang Jawa Timur (Jatim).


Sedangkan Ny. Buyah (43), warga asal Madura yang tinggal Jalan Gubernur Subardjo Landasan Ulin Barat Liang Anggang, Kota Banjarbaru akan dimakamkan di kampung halaman suaminya, Kias Birayang Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel.


Kepala Dinas Kesehatan Kalsel H Rosihan Adhani menyatakan, pada prinsipnya pemerintah provinsi (Pemprov) setempat akan bertanggung jawab atas segala pembiayaan penyelesaian jenazah, seperti memandikan, mengkafankan serta pembuatan peti jenazah.


Begitu pula biaya pemberangkatan jenazah dari Banjarmasin - Surabaya akan menjadi perhatian Pemprov Kalsel, lanjutnya saat menjenguk para korban KM Marina di Rumah Sakit dr Soeharsoeno Banjarmasin yang dulu dikenal dengan Tempat Perawatan Tentara (TPT).


Namun Pemprov Kalsel juga akan mengkoordinasikan dengan pimpinan PT Prima Vesta, pelayaran yang mengelola KM Marina tersebut, mengenai pertanggungjawaban terhadap para korban.


"Kita berharap, pimpinan Prima Vesta atau perusahaan pelayaran tersebut juga bisa memberikan santunan, diluar dari PT Asuransi Jasa Raharja," tambah Ketua Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel, H Ansor Ramadlan. 
   
Menurut informasi, KM Marina yang terbakar di perairan Sungai Barito atau sebelum Pulau Kaget sekitar Senin pagi atau sekitar pukul 07.30 WITA itu, mengangkut penumpang 800 orang lebih.


Namun berdasar perusahaan pelayaran tersebut, kapal motor itu hanya membawa 443 penumpang terdiri 344 dewasa, 23 anak-anak dan 22 orang bayi.  
   
Kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin itu, juga mengangkut 48 ekor sapi, 240 ekor kambing, 48 mobil, 42 sepeda motor dan satu unit alat berat.shn/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026