Banjarbaru (ANTARA) - Sebanyak tiga orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Kalimantan Selatan menerima remisi khusus diberikan Kementerian Hukum dan HAM RI bertepatan Hari Raya Waisak 2023.
Penyerahan SK dilakukan melalui Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Yusuf Arifandi yang menyebutkan, remisi khusus itu merupakan hak setiap warga binaan pemasyarakatan.
"Remisi khusus hari raya sebagai bentuk penghargaan negara karena mereka berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dan rutin mengikuti pembinaan selama menjalani masa pidana," ujar Yusuf.
Selain itu, warga binaan juga rutin mengikuti program pembinaan kerohanian terus-menerus dan memenuhi persyaratan administratif maupun substantif yang telah diatur undang-undang dan regulasi lainnya.
"Tiga warga binaan penerima remisi khusus (RK) I masih harus menjalani sisa pidana setelah memperoleh pengurangan masa pidana sebagian yang diberikan bertepatan hari raya keagamaan," ungkapnya.
Dikatakan, tiga WBP penerima RK I itu terdiri dari satu orang terlibat kasus penagihan pajak secara paksa mendapat remisi 1 bulan, kemudian 2 orang lainnya kasus pembunuhan memperoleh remisi dua bulan.
Ditambahkan Yusuf, pemberian remisi khusus kepada setiap warga binaan tidak ada diskriminasi. Jika memenuhi seluruh persyaratan maka dipastikan mereka bisa memperoleh haknya dengan mudah.
"Kami berharap, pemberian remisi khusus jadi motivasi warga binaan untuk selalu berupaya memperbaiki diri menjadi pribadi lebih baik serta aktif di pembinaan, karena tujuan akhirnya sebagai bekal kembali ke masyarakat," katanya.
Baca juga: 19 naripidana lapas Kotabaru terima remisi Natal