Banjarbaru (ANTARA) - Pihak Angkasa Pura (AP) I mencatat 34.484 pemudik melintas di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada H-5 Lebaran atau per 17 April 2023.

"Untuk kedatangan 12.702 orang dan keberangkatan 21.782 orang," kata Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Ahmad Zulfian Noor di Banjarbaru, Selasa.

Baca juga: Frekuensi penerbangan Bandara Syamsuddin Noor diminta dikurangi

Mobilitas penumpang arus mudik saat ini tumbuh dibandingkan tahun lalu seperti kedatangan meningkat 34 persen dibanding 2022 yang mencapai 9.465 orang.

Begitu juga keberangkatan tumbuh 15 persen dari tahun lalu hanya 19.008 penumpang.

Hal yang sama terlihat dari pergerakan pesawat terjadi peningkatan 10 persen untuk kedatangan dari 143 penerbangan pada tahun lalu menjadi 158 penerbangan selama tahun ini.

Kemudian keberangkatan sebanyak 155 penerbangan tahun ini naik delapan persen dari tahun lalu mencapai 143 penerbangan.

Baca juga: Gubernur pantau langsung pengaspalan terminal baru

Khusus untuk satu hari pada H-5 Lebaran saat ini, kedatangan penumpang 2.855 orang dan keberangkatan 5.786 orang dengan total pergerakan pesawat 80 penerbangan.

"Secara akumulasi pergerakan penumpang harian tumbuh enam persen dari 8.161 orang tahun lalu menjadi 8.641 orang, sedangkan pergerakan pesawat justru turun tujuh persen dari 86 penerbangan tahun lalu menjadi 80 penerbangan tahun ini," ujar Zulfian.

Selama periode mudik tahun ini, Bandara Syamsudin Noor melayani penerbangan penumpang dengan sembilan rute yaitu Jakarta, Surabaya, Kulon Progo, Semarang, Balikpapan, Batulicin, Kotabaru, Muarateweh, dan Kualapambuang.

Untuk menghadapi mudik Lebaran 2023, manajemen Angkasa Pura I menggelar Posko Angkutan Udara Idul Fitri 2023 yang selama 19 hari dimulai 14 April hingga 2 Mei 2023 dengan kolaborasi antara personel internal Angkasa Pura I dan unsur eksternal terkait.

Baca juga: Gubernur temui presiden bahas peresmian Bandara Syamsuddin Noor

Pewarta: Firman
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026