Para peserta sebelum melaksanakan kegiatan jalan sehat diberikan sticker Kumham Semarak G20 untuk diberikan kepada masyarakat sekitar saat lakukan jalan sehat,Banjarmasin (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan menggelar jalan sehat Semarak G20 dalam rangka menyukseskan glorifikasi semarak KTT G20.
"Para peserta sebelum melaksanakan kegiatan jalan sehat diberikan sticker Kumham Semarak G20 untuk diberikan kepada masyarakat sekitar saat lakukan jalan sehat," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel Lilik Sujandi di Banjarmasin, Jumat.
Dia menyampaikan bahwa Kanwil Kemenkumham Kalsel dan jajaran UPT mendukung perhelatan G20 yang akan diselenggarakan di Bali.
Salah satunya dengan membagikan stiker yang sudah dilaksanakan dan melakukan pemasangan banner guna mengampanyekan gelaran G20.
Dalam glorifikasi semarak G20, Kantor Wilayah juga menggelar beberapa rangkaian kegiatan yang dimulai dari pemasangan spanduk, banner, baliho, konten LED, pembuatan gapura Kumham Semarak G20, doa bersama, pembagian dan pemasangan sticker Kumham Semarak G20 pada kendaraan dinas seluruh unit kerja sampai dengan latihan bersama masing-masing cabang olahraga dalam Persatuan Olahraga Pengayoman (POP) yang terdiri dari tenis, touring, latihan golf dan latihan futsal bersama.
Sementara ketika pelepasan peserta Jalan Sehat Kumham Semarak G20 oleh Sektetaris Jenderal di Jakarta, Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Andap Budhi Revianto menyampaikan seluruh jajaran Kemenkumham berkewajiban menggemakan ke masyarakat untuk mengerti apa itu G20.
"Karena berdasarkan surat dari Sekretariat Negara menyatakan bahwa sebagian masyarakat tidak tahu apa itu G20 dan korelasinya seperti apa. Untuk hal tersebut, lalu ditugaskanlah Pak Menteri beserta jajaran untuk terlibat dalam panitia nasional," ujarnya.
G20 atau singkatan dari Group of Twenty merupakan sebuah forum kerja sama multilateral yang beranggotakan 19 negara utama dan juga Uni Eropa (EU). Forum G20 merupakan bentuk representasi lebih dari 60 persen populasi di Bumi, 75 persen perdagangan global, 80 persen ekonomi, dan Produk Domestik Bruto (PDB) di dunia.
Pada tanggal 15-16 November 2022 yang menjadi puncak KTT G20 nanti ada 29 negara plus Uni Eropa dan seluruh undangan sekitar 40 termasuk organisasi dunia seperti UNHCR, WTO, IMF dan Indonesia termasuk satu-satunya negara di Asia Tenggara yang termasuk presidensi G20.
"Ini menjadi suatu kebanggan bagi kita. Ketika memegang presidensi G20, menunjukan bahwa kita mampu bertahan di tengah krisis ini,” tambahnya menjelaskan.
Pewarta: FirmanEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026