Bila dibandingkan anggaran dana desa (ADD) Tanah Laut tahun 2015 dengan ADD 2016, terjadi peningkatan hampir 50 persen
Pelaihari (Antaranews Kalsel) - Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMD) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Muhammad Sahid mengatakan, anggaran dana desa wilayah tersebut mengalami peningkatan pada tahun 2016.


"Bila dibandingkan anggaran dana desa (ADD) Tanah Laut tahun 2015 dengan ADD 2016, terjadi peningkatan hampir 50 persen," ujar Kabid Pemeritahan Desa dan Kelurahan BPMD Tanah Laut Muhammad Sahid, di Pelaihari, Selasa. 

Menurut dia, pada tahun 2015 ADD Tanah Laut sebesar Rp115 miliar lebih, dan ADD tahun 2016 naik menjadi Rp190 miliar lebih.

Dijelaskannya, ADD tahun 2015 sebesar Rp115 miliar berasal dari dana APBN sebesar Rp35 miliar, dan RP 80 miliar dari danaa APBD tanah Laut.

Sedangkan, ADD tahun 2016 sebesar Rp190 miliar berasal dari dana APBN sebesar Rp110 miliar, dan dari dana APBD Tanah Laut sebesar Rp80 miliar.

Dijelaskannya, jumlah desa penerima ADD Kabupaten Tanah Laut tahun 2015 dan 2016 jumlahnya tidak berubah yakni, sebanyak 130 desa.

Pada penerimaan ADD 2015 lalu, ucap dia, penggunaan anggarannya hingga akhir tahun anggaran 2015 berakhir semua terealisasi 100 persen.

Diutarakannya, kegunaan ADD 2016 tidak beda dengan ADD 2015, dimana peruntukannya sebagai penyelenggaraan pemerintahan desa, penyelenggaraan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat di desa masing-masing.

Khusus untuk Kabupaten Tanah Laut, sebut dia, penerima ADD terbesar didapat Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap sebesar Rp2,3 miliar, dan penerima ADD terkecil diterima Desa Batilai, Kecamatan Takisung sebesar Rp1,2 miliar.

Sedangkan desa lainnya diluar Desa Muara Kintap, dan Desa Batilai, ucap dia, jumlahnya bervariasi antara Rp1,5 miliar sampai Rp1,8 miliar.

Dia berharap, ADD tahun 2016 dapat memberikan manfaat dan peningkatan pembangunan desa, peningkatan pelayanan masyarakat dan peningkatan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Tanah Laut.


Pewarta: Arianto
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026