Bagi yang sudah menerima vaksin sebanyak dua kali, silakan mengikuti vaksin yang ketiga agar semakin menguatkan,
Pelaihari (ANTARA) - Bupati Kabupaten Tanah Laut HM Sukamta meminta masyarakat untuk peduli kesehatan terutama saat pandemi COVID-19 seperti saat ini antara lain dengan mengikuti vaksinasi.

Menurut bupati, tujuh dari empat orang warga Tanah Laut yang meninggal akibat kasus COVID-19, karena belum mengikuti vaksinasi sama sekali dan dua lainnya belum mengikuti vaksin lengkap.

"Ini menunjukkan vaksin memang sudah membentuk kekebalan tubuh kita. Bila semua sudah bervaksin, InsyaaAllah COVID-19 itu nantinya seperti flu biasa," ujar Sukamta pada pembukaan rangkaian kegiatan Manunggal Tuntung Pandang (MTP) di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Jum'at (4/3).

Sukamta juga tidak lupa mengajak masyarakat lebih memaksimalkan ikhtiar agar terbebas dari COVID-19,  terutama bagi yang sudah mengikuti vaksin sebanyak dua kali.

"Bagi yang sudah menerima vaksin sebanyak dua kali, silakan mengikuti vaksin yang ketiga agar semakin menguatkan. Kalau aturan dulu harus menunggu enam bulan baru boleh vaksin yang ketiga, sekarang cukup menunggu tiga bulan dari vaksin kedua," ujar Sukamta.

Tidak lupa, bupati meyakinkan masyarakat, sampai sekarang tidak ada masyarakat mengalami efek kematian akibat vaksin dan pemerintah siap memberikan pelayanan bila ada terjadi sesuatu.

"Baik lansia hingga anak-anak, semua baik-baik saja. Tidak ada yang meninggal karena vaksin. Silakan bawa ke rumah sakit bila butuh perawatan, pemerintah siap bertanggungjawab," imbuhnya.

Pada pembukaan MTP kali ini, Ada beberapa penyerahan bantuan secara simbolis oleh bupati diantaranya,  untuk rehab empat buah rumah warga Takisung akibat abrasi pantai masing-masing sebesar Rp20 juta dari anggaran Pemkab Tanah Laut Tahun 2022.

Selain itu,  satu orang penerima program kemanusiaan bedah rumah dari Baznas Tanah Laut serta bantuan dari KPH Tanah Laut berupa 105 bibit nangka, 150 bibit jengkol, 40 bibit jambu mente dan 45 bibit mahoni. 

Pewarta: Arianto
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026