• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Jumat, 13 Maret 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Emas Antam Jumat turun Rp21.000 ke Rp3,021 juta/gr

      Emas Antam Jumat turun Rp21.000 ke Rp3,021 juta/gr

      Jumat, 13 Maret 2026 13:33

      Nilai tukar rupiah Jumat turun jadi Rp16.923 per dolar AS

      Nilai tukar rupiah Jumat turun jadi Rp16.923 per dolar AS

      Jumat, 13 Maret 2026 13:20

      Di Aceh Timur 1.954 penyintas bencana masih berada di pengungsian

      Di Aceh Timur 1.954 penyintas bencana masih berada di pengungsian

      Kamis, 12 Maret 2026 22:40

      Presiden Iran ungkap syarat untuk akhiri perang

      Presiden Iran ungkap syarat untuk akhiri perang

      Kamis, 12 Maret 2026 17:21

      Menkes kebut imunisasi campak sebelum Lebaran

      Menkes kebut imunisasi campak sebelum Lebaran

      Kamis, 12 Maret 2026 17:07

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Super League  - Persis keluar zona degradasi, menang 3-0 atas Bali United

        Super League - Persis keluar zona degradasi, menang 3-0 atas Bali United

        Jumat, 13 Maret 2026 13:50

        IBL 2026 - Pacific kalahkan Hawks 102-96

        IBL 2026 - Pacific kalahkan Hawks 102-96

        Kamis, 12 Maret 2026 0:03

        IBL 2026 - Rajawali Medan mati kutu lawan Pelita Jaya

        IBL 2026 - Rajawali Medan mati kutu lawan Pelita Jaya

        Rabu, 11 Maret 2026 23:43

        Super League - Persijap keluar zona degradasi usai imbang 2-2 lawan PSIM

        Super League - Persijap keluar zona degradasi usai imbang 2-2 lawan PSIM

        Rabu, 11 Maret 2026 23:31

        Super League - Bhayangkara kalahkan sembilan pemain Arema 2-1

        Super League - Bhayangkara kalahkan sembilan pemain Arema 2-1

        Rabu, 11 Maret 2026 2:30

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        ULM edukasi warga Desa Benua Raya agar rumah sehat bebas nyamuk

        ULM edukasi warga Desa Benua Raya agar rumah sehat bebas nyamuk

        Kamis, 12 Maret 2026 13:48

        Polda Kalsel kolaborasi ULM dirikan Pusat Studi Kepolisian

        Polda Kalsel kolaborasi ULM dirikan Pusat Studi Kepolisian

        Rabu, 11 Maret 2026 23:35

        ULM-Pemkab Kotabaru sepakat pembangunan berkelanjutan ekonomi hijau

        ULM-Pemkab Kotabaru sepakat pembangunan berkelanjutan ekonomi hijau

        Selasa, 10 Maret 2026 18:50

        ULM dan Pemkab Kotabaru sepakat pembangunan berkelanjutan berbasis ekonomi hijau

        ULM dan Pemkab Kotabaru sepakat pembangunan berkelanjutan berbasis ekonomi hijau

        Selasa, 10 Maret 2026 16:53

        Poliban pantau perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa KIP-K

        Poliban pantau perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa KIP-K

        Kamis, 12 Maret 2026 0:03

        Poliban kolaborasi PT ABEB dan Pemuda Bakti Banua jaring talenta lokal untuk industri

        Poliban kolaborasi PT ABEB dan Pemuda Bakti Banua jaring talenta lokal untuk industri

        Rabu, 11 Maret 2026 23:43

        Laboratorium Poliban dekati pengakuan standar internasional

        Laboratorium Poliban dekati pengakuan standar internasional

        Senin, 9 Maret 2026 23:19

        Laboratorium Teknik Sipil dan Kebumian Poliban dekati pengakuan berstandar internasional

        Laboratorium Teknik Sipil dan Kebumian Poliban dekati pengakuan berstandar internasional

        Senin, 9 Maret 2026 19:08

    • English News
      • ULM, Kotabaru govt agree on sustainable green economy development

        ULM, Kotabaru govt agree on sustainable green economy development

        Jumat, 13 Maret 2026 12:43

        Crises accelerate Indonesia's energy self-sufficiency drive: Prabowo

        Crises accelerate Indonesia's energy self-sufficiency drive: Prabowo

        Kamis, 12 Maret 2026 0:15

        Kotabaru government ensures secure basic food supplies

        Kotabaru government ensures secure basic food supplies

        Rabu, 11 Maret 2026 14:02

        ULM Rectors monitors mangrove management in Kotabaru

        ULM Rectors monitors mangrove management in Kotabaru

        Rabu, 11 Maret 2026 3:38

        BRIN prepares human resource readiness for first nuclear power plant

        BRIN prepares human resource readiness for first nuclear power plant

        Rabu, 11 Maret 2026 3:27

    • Infografik
    • Foto
      • Wali Kota Banjarbaru nyalakan listrik program LUTD PLN di rumah warga

        Wali Kota Banjarbaru nyalakan listrik program LUTD PLN di rumah warga

        Rabu, 11 Maret 2026 8:20

        GM PLN serahkan simbolis paket sembako murah

        GM PLN serahkan simbolis paket sembako murah

        Senin, 9 Maret 2026 7:54

        GM PLN diskusi dengan pegawai bahas keandalan listrik selama Ramadhan

        GM PLN diskusi dengan pegawai bahas keandalan listrik selama Ramadhan

        Minggu, 8 Maret 2026 20:02

        Ketua DPRD Banjarbaru pimpin rapat paripurna pandangan umum fraksi

        Ketua DPRD Banjarbaru pimpin rapat paripurna pandangan umum fraksi

        Kamis, 5 Maret 2026 22:39

        DPRD Tanbu sahkan jadwal kerja dewan satu bulan ke depan

        DPRD Tanbu sahkan jadwal kerja dewan satu bulan ke depan

        Senin, 23 Februari 2026 10:33

    • Video
      • PT POS Banjarmasin gunakan mekanisme anyar untuk penukaran uang baru

        PT POS Banjarmasin gunakan mekanisme anyar untuk penukaran uang baru

        Jumat, 13 Maret 2026 11:42

        Ramp check angkutan lebaran, BPTD Kalsel pastikan keselamatan pemudik

        Ramp check angkutan lebaran, BPTD Kalsel pastikan keselamatan pemudik

        Kamis, 12 Maret 2026 20:56

        Banjarmasin perkuat program Gemas maksimalkan pengelolaan sampah

        Banjarmasin perkuat program Gemas maksimalkan pengelolaan sampah

        Rabu, 11 Maret 2026 23:06

        Perpustakaan Pal 6 Banjarmasin tempat pilihan mengisi waktu saat puasa

        Perpustakaan Pal 6 Banjarmasin tempat pilihan mengisi waktu saat puasa

        Selasa, 10 Maret 2026 23:54

        Kiriman melonjak, Pos Banjarmasin tambah jumlah petugas dan armada

        Kiriman melonjak, Pos Banjarmasin tambah jumlah petugas dan armada

        Selasa, 10 Maret 2026 16:18

    Bahaya femisida di Indonesia

    Sabtu, 27 November 2021 9:19 WIB

    Bahaya femisida di Indonesia

    Ilustrasi. ANTARA/HO

    Jakarta (ANTARA) - Tewasnya seorang istri akibat disiram air keras oleh suaminya, yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat, bulan ini, merupakan kasus berulang yang tidak jarang ditemukan pada judul-judul berita media massa.

    Kasus pembunuhan semacam itu sering kali menjadikan para perempuan sebagai korban, baik dalam perannya sebagai seorang istri, anak, pacar, maupun pekerja.

    Banyak pihak, termasuk kepolisian, sejauh ini menempatkan kasus itu pada pembunuhan biasa. Pelaku ditetapkan sebagai tersangka, kemudian dihukum sebagaimana vonis pengadilan.

    Namun, mengapa hampir tak ada efek jera? Pembunuhan yang menargetkan perempuan kerap kali terjadi dan alasannya pun sering kali tidak jauh berbeda antara satu kasus dengan yang lain, misalnya karena cemburu dan diminta cerai oleh pasangannya.

    Jika merujuk pada penanganan yang saat ini berjalan, kasus-kasus pembunuhan yang menargetkan perempuan kemungkinan kembali terjadi ke depan karena kurangnya langkah-langkah pencegahan yang seharusnya oleh aparat penegak hukum bersama berbagai kelompok masyarakat.

    Langkah-langkah pencegahan itu hampir sulit ditemukan, salah satu penyebabnya karena banyak pihak belum memahami bahwa pembunuhan yang sengaja menargetkan perempuan bukan kejahatan biasa.

    Di belahan dunia yang lain, fenomena itu diberi nama femisida. Istilah itu diperkenalkan pertama kali pada tahun1801 oleh John Corry, seorang sejarawan dan pembuat peta topografi asal Inggris.

    John, lewat bukunya berjudul A Satirical View of London at the Commencement of the Nineteenth Century menggunakan istilah femisida untuk menyebut pembunuhan terhadap perempuan.

    Istilah itu lanjut dipakai oleh beberapa sastrawan dan pemikir di negara-negara maju sekitar 1970-an. Diana E.H. Russel, seorang penulis dan aktivis kelahiran Cape Town, Afrika Selatan, membuat rumusan definisi femisida yang lebih lengkap.

    Diana bersama aktivis perempuan lainnya, Nicole van Den Ven, memperkenalkan istilah femisida secara terbuka ke publik pada sebuah forum persidangan terbuka The International Tribunal on Crimes Against Women di Brussels, Belgia, pada tahun 1976.

    Ia merumuskan femisida adalah pembunuhan yang menargetkan perempuan atas dasar kebencian, perlakuan merendahkan, kesenangan, rasa kepemilikan, dan sikap-sikap yang misoginis.

    Definisi itu oleh Diana kemudian disederhanakan pada tahun 2012 saat berpidato di Simposium PBB tentang Femisida. Femisida kemudian banyak dipahami sebagai pembunuhan yang menargetkan satu atau lebih perempuan hanya karena jenis kelamin/gender mereka.

    Rumusan Komnas Perempuan

    Berselang 9 tahun sejak istilah femisida diperkenalkan secara luas dalam forum PBB, Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mulai merumuskan pengertian femisida yang merujuk pada situasi di Indonesia.

    Komnas Perempuan, dalam hasil kajian awal dan kertas kebijakan yang diluncurkan minggu ini, merumuskan pengertian femisida sebagai pembunuhan yang dilakukan secara sengaja terhadap perempuan karena jenis kelamin atau gendernya, yang didorong oleh adanya perasaan superior, dominasi, maupun misogini terhadap perempuan, rasa memiliki terhadap perempuan, ketimpangan kuasa, dan kepuasan sadistik.

    Frasa kata "secara sengaja" dibuat oleh Komnas Perempuan dengan tujuan agar femisida ditempatkan dalam konteks hukum pidana, khususnya Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani, saat meluncurkan hasil kajian awal, menyampaikan rumusan definisi itu merupakan upaya memperkenalkan femisida kepada masyarakat Indonesia, termasuk kepada para penegak hukum.

    Jika wawasan terkait dengan femisida mulai tumbuh, Andy berharap para korban atau setidaknya calon korban dapat melaporkan kekerasan yang ia alami ke kepolisian, sehingga mereka tidak berakhir sebagai korban.

    Komnas Perempuan berharap hasil kajian awal dan rumusan definisi femisida itu juga dapat mendorong aparat penegak hukum dan para pihak untuk aktif menyikapi persoalan tersebut.

    Femisida di Indonesia

    Komnas Perempuan lewat pemantauan media pada tahun 2018—2020 menemukan berbagai macam kasus femisida yang kemudian itu dikategorisasi jadi sembilan jenis femisida.

    Komnas Perempuan memantau sembilan jenis femisida, yaitu femisida intim, femisida budaya, femisida dalam konteks konflik bersenjata, femisida dalam komteks industri seks komersial, femisida terhadap perempuan dengan disabilitas, femisida karena orientasi seksual dan identitas gender, femisida di penjara, femisida nonintim, dan femisida pada penggiat HAM/penggiat kemanusiaan.

    Femisida intim, yang dipahami sebagai pembunuhan perempuan oleh suami, mantan suami, pacar, mantan pacar, atau pihak lainnya, tidak sulit ditemukan terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

    Menurut data Komnas Perempuan, jumlah kasus femisida intim di Indonesia menempati urutan teratas (263 kasus), kemudian diikuti oleh femisida nonintim 131 kasus, femisida yang tidak teridentifikasi 13 kasus, femisida konteks industri seks komersial 8 kasus, femisida perempuan disabilitas 3 kasus, femisida budaya 2 kasus, dan femisida karena orientasi seksual 1 kasus.

    Dalam penelusuran cepat di mesin pencari Google, ada lebih dari 6.000.000 hasil pencarian untuk kata kunci "suami bunuh istri" dalam waktu 0,35 detik.

    Sementara itu, kata kunci "perempuan dibunuh" mengeluarkan lebih dari 8.000.000 hasil pencarian dalam waktu 0,32 detik.

    Untuk kata kunci "perempuan dibunuh pacar", ada 671.000 hasil pencarian dalam waktu 0,30 detik.

    Alasan pembunuhan dari hasil penelusuran itu bervariasi.

    Hasilnya sejalan dengan temuan Komnas Perempuan yang memetakan femisida terjadi, antara lain karena cemburu, dendam/sakit hati, menolak berhubungan seksual, masalah utang/piutang, pengancaman, perselingkuhan, cinta ditolak, permasalah rumah tangga, pekerjaan, perceraian, motif ekonomi, pertengkaran/cekcok, gangguan jiwa, ketersinggungan maskulinitas, ritual, pemerkosaan, pencurian, kehamilan yang tidak diinginkan, menolak untuk rujuk, dan didesak untuk menikah.

    Meskipun Komnas Perempuan baru mengeluarkan hasil kajian awal, temuan-temuan dan rumusan mengenai femisida patut jadi perhatian bersama karena deretan kasus yang ada menunjukkan pembunuhan terjadi secara terpola dan menargetkan korban karena mereka adalah perempuan.

    Jika kesadaran itu tumbuh dan mulai ada pemahaman bahwa femisida merupakan problem yang perlu dihapuskan, maka ada harapan ke depan para pembuat kebijakan akan mulai memikirkan cara-cara pencegahan, penanganan, dan tentunya pemulihan bagi keluarga korban.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor : Ulul Maskuriah
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Komnas Perempuan: Stop salahkan korban kekerasan

    Komnas Perempuan: Stop salahkan korban kekerasan

    29 November 2024 17:02

    Komnas : Penghentian kekerasan harus sistemik

    Komnas : Penghentian kekerasan harus sistemik

    21 November 2020 16:55

    Komnas Perempuan mendorong hukum pelaku kerusuhan Mei sesuai konstitusi

    Komnas Perempuan mendorong hukum pelaku kerusuhan Mei sesuai konstitusi

    26 Mei 2019 05:49

    Pelajar Tapin diajak tolak pernikahan dini lewat diskusi kafe

    Pelajar Tapin diajak tolak pernikahan dini lewat diskusi kafe

    1 jam lalu

    Sekda Kotabaru pastikan pembangunan di "Bumi Saijaan" tepat sasaran

    Sekda Kotabaru pastikan pembangunan di "Bumi Saijaan" tepat sasaran

    1 jam lalu

    PKK Tapin salurkan bantuan gizi anak di 135 desa prioritas stunting

    PKK Tapin salurkan bantuan gizi anak di 135 desa prioritas stunting

    2 jam lalu

    Kotabaru sambut rombongan Pemprov Kalsel Safari Ramadan

    Kotabaru sambut rombongan Pemprov Kalsel Safari Ramadan

    2 jam lalu

    Arus Mudik - KSOP Banjarmasin kerahkan 6 kapal roro angkutan Lebaran

    Arus Mudik - KSOP Banjarmasin kerahkan 6 kapal roro angkutan Lebaran

    2 jam lalu

    Terpopuler

    Trump nyatakan Iran menyerah dan minta maaf kepada Timur Tengah

    Trump nyatakan Iran menyerah dan minta maaf kepada Timur Tengah

    Banjarmasin bangun sarana transportasi terintegrasi di kawasan Kota Lama

    Banjarmasin bangun sarana transportasi terintegrasi di kawasan Kota Lama

    China dikabarkan mulai dukung Iran dalam konflik dengan AS-Israel

    China dikabarkan mulai dukung Iran dalam konflik dengan AS-Israel

    Bomber siluman B-2 AS jatuhi Iran bom 1 ton

    Bomber siluman B-2 AS jatuhi Iran bom 1 ton

    Polda Kalsel gratiskan ribuan paket sembako dan ikan segar di Gerakan Pangan Murah Ramadhan

    Polda Kalsel gratiskan ribuan paket sembako dan ikan segar di Gerakan Pangan Murah Ramadhan

    Top News

    • Polda Kalsel siagakan personel di 3.740 titik pengamanan Lebaran

      Polda Kalsel siagakan personel di 3.740 titik pengamanan Lebaran

      19 jam lalu

    • Prabowo : RI harus siap hadapi terkait Timteng

      Prabowo : RI harus siap hadapi terkait Timteng

      4 Maret 2026 08:57

    • Indonesia mediator Iran-AS-Israel

      Indonesia mediator Iran-AS-Israel

      4 Maret 2026 08:43

    • Dubes RI imbau WNI berlindung

      Dubes RI imbau WNI berlindung

      2 Maret 2026 14:13

    • Pemerintah imbau jamaah tunda umrah, keamanan tidak menentu

      Pemerintah imbau jamaah tunda umrah, keamanan tidak menentu

      1 Maret 2026 21:36

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA