"Kita saat ini melakukan pengolahan basis data tunggal, yakni menyusun data kependudukan yang diberi nama data tunggal berbasis geospasial, artinya data secara tunggal (satu) diurus satu unit berbasis peta atau ruang," ujarnya di Banjarmasin, Rabu.
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel ) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Banjarmasin, Nurul Fajar Desira Ces menyatakan, pihaknya kini melakukan survei pendataan kependudukan di kota tersebut untuk membuat data kependudukan berbasis peta.
"Kita saat ini melakukan pengolahan basis data tunggal, yakni menyusun data kependudukan yang diberi nama data tunggal berbasis geospasial, artinya data secara tunggal (satu) diurus satu unit berbasis peta atau ruang," ujarnya di Banjarmasin, Rabu.
Pemerintah kota (Pemkot) kini menyusun data menyangkut masing-masing penduduk warga kota ini, termasuk kondisi rumah dan fasilitas sarana dan prasarana, kesejahteraan perekonomian, dan sebagainya secara rinci satu persatu.
Sebagai contoh akan ditanyakan, apakah warga sudah punya WC sendiri di rumah, termasuk bagaimana kondisi lingkungan, apakah jalan sudah diaspal dan ada drainase, bagaimana pengelolaan sampah, ungkapnya.
Data semua penduduk itu, kata dia, nanti dihimpun dalam satu pengelolaan unit yang bisa diakses melalui petunjuk peta. "Misalnya nanti ingin mengetahui rumah seseorang di daerah ini, hanya satu klik di peta kependudukan lengkap terarsipkan semu tentang orang tinggal di rumah itu," ujarnya.
Manfaatnya memiliki data ini, kata dia, nanti dalam membuat kebijakan dan menyusun program yang dilakukan Pemko akan lebih tepat berdasarkan data valid yang ada.
Sebagai contoh ingin data penduduk miskin di daerah ini, tinggal klik saja semua terarsipkan di daerah mana saja kantong-kantongnya, atau di mana kematian ibu yang tertinggi, hingga semua bisa terprogramkan, terarah pada semua instansi," ucapnya.
Menurut dia, dengan memiliki data tunggal berbasis geospasial ini akan lebih mudah bagi pemerintah untuk membuat perencanaan pembangunan masyarakat, tidak lagi atas dasar penaksiran tapi data nyata di lapangan.
 Program pendataan kependudukan ini sudah berjalan sekitar enam bulan secara bertahap, dimulai Kecamatan Banjarmasin Utara, demikian Fajar.  Â
Pewarta: Sukarli: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.