• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Jumat, 10 April 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean

      Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean

      Kamis, 9 April 2026 14:09

      Gunung Dukono lontarkan abu vulkanik hingga 1.100 meter

      Gunung Dukono lontarkan abu vulkanik hingga 1.100 meter

      Kamis, 9 April 2026 14:04

      Pabrik melamin pertama di Indonesia dibangun di KEK Gresik

      Pabrik melamin pertama di Indonesia dibangun di KEK Gresik

      Kamis, 9 April 2026 13:37

      Emas Antam Kamis pagi Rp2,850 juta/gr, turun lagi Rp50.000

      Emas Antam Kamis pagi Rp2,850 juta/gr, turun lagi Rp50.000

      Kamis, 9 April 2026 12:36

      Kurs rupiah kembali sentuh Rp17.030 per dolar AS

      Kurs rupiah kembali sentuh Rp17.030 per dolar AS

      Kamis, 9 April 2026 11:11

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • BAC 2026 - Sabar/Reza dikalahkan duo Fang

        BAC 2026 - Sabar/Reza dikalahkan duo Fang

        Kamis, 9 April 2026 21:24

        BAC2026 - Alwi petik pelajaran usai dihentikan Kodai Naraoka

        BAC2026 - Alwi petik pelajaran usai dihentikan Kodai Naraoka

        Kamis, 9 April 2026 21:08

        BAC 2026 - Kalahkan tuan rumah, Fajar/Fikri ke perempat final

        BAC 2026 - Kalahkan tuan rumah, Fajar/Fikri ke perempat final

        Kamis, 9 April 2026 21:00

        BAC 2026 - Jojo ke perempat final usai tekuk  Yudai Okimoto

        BAC 2026 - Jojo ke perempat final usai tekuk Yudai Okimoto

        Kamis, 9 April 2026 20:41

        ASEAN Futsal 2026 - Semifinal esok, Indonesia vs Vietnam, Thailand vs Australia

        ASEAN Futsal 2026 - Semifinal esok, Indonesia vs Vietnam, Thailand vs Australia

        Kamis, 9 April 2026 20:23

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        Menteri Lingkungan Hidup kukuhkan Mahasiswa Penggerak Pilah Sampah di ULM

        Menteri Lingkungan Hidup kukuhkan Mahasiswa Penggerak Pilah Sampah di ULM

        Kamis, 9 April 2026 19:51

        ULM kukuhkan Kapolda dan istri raih doktor bersama 1.258 lulusan

        ULM kukuhkan Kapolda dan istri raih doktor bersama 1.258 lulusan

        Kamis, 9 April 2026 17:12

        Setjen MPR dan ULM jalin kerja sama untuk pelaksanaan kajian

        Setjen MPR dan ULM jalin kerja sama untuk pelaksanaan kajian

        Jumat, 3 April 2026 0:04

        ULM dan Pemkab Balangan lengkapi dokumen PSDKU jelang visitasi

        ULM dan Pemkab Balangan lengkapi dokumen PSDKU jelang visitasi

        Jumat, 3 April 2026 0:01

        Poliban gandeng mitra industri siapkan lulusan vokasi berdaya saing

        Poliban gandeng mitra industri siapkan lulusan vokasi berdaya saing

        Selasa, 31 Maret 2026 23:29

        Poliban gandeng mitra industri siapkan lulusan vokasi berdaya saing

        Poliban gandeng mitra industri siapkan lulusan vokasi berdaya saing

        Selasa, 31 Maret 2026 22:30

        Poliban gelar seminar membangun literasi AI

        Poliban gelar seminar membangun literasi AI

        Senin, 30 Maret 2026 23:07

        Poliban dan PT SIS bekali mahasiswa penerima IBFL literasi AI

        Poliban dan PT SIS bekali mahasiswa penerima IBFL literasi AI

        Senin, 30 Maret 2026 22:57

    • English News
      • Tapin wins national best in handling extreme poverty

        Tapin wins national best in handling extreme poverty

        Jumat, 10 April 2026 1:53

        Banjarmasin, Banjar and Batola sign agreement to convert waste into energy

        Banjarmasin, Banjar and Batola sign agreement to convert waste into energy

        Jumat, 10 April 2026 1:49

        Prabowo says Indonesia in better condition amid Middle East crisis

        Prabowo says Indonesia in better condition amid Middle East crisis

        Rabu, 8 April 2026 23:51

        BNN proposes vape ban amid rising narcotics concerns

        BNN proposes vape ban amid rising narcotics concerns

        Selasa, 7 April 2026 22:01

        Indonesia mulls 25 pct salary cut for ministers

        Indonesia mulls 25 pct salary cut for ministers

        Selasa, 7 April 2026 21:32

    • Infografik
    • Foto
      • Teater Dua Pijar

        Teater Dua Pijar

        Senin, 6 April 2026 13:35

        Ketua DPRD Banjarbaru serahkan dokumen pokir kepada Wali Kota

        Ketua DPRD Banjarbaru serahkan dokumen pokir kepada Wali Kota

        Sabtu, 4 April 2026 21:54

        Poliban gelar seminar membangun literasi AI

        Poliban gelar seminar membangun literasi AI

        Senin, 30 Maret 2026 23:07

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Laboratorium Teknik Sipil Poliban menuju standar internasional

        Jumat, 27 Maret 2026 21:32

        Poliban dan PT ABEB kerjasama jaring tenaga kerja

        Poliban dan PT ABEB kerjasama jaring tenaga kerja

        Jumat, 27 Maret 2026 21:02

    • Video
      • 1.523 karateka Kalsel dan Kalteng berlaga di Piala Pangdam XXII/TB

        1.523 karateka Kalsel dan Kalteng berlaga di Piala Pangdam XXII/TB

        Kamis, 9 April 2026 21:47

        Tiga daerah di Kalsel bersinergi bangun PSEL untuk atasi sampah

        Tiga daerah di Kalsel bersinergi bangun PSEL untuk atasi sampah

        Kamis, 9 April 2026 20:06

        Banjarmasin tanam padi di kawasan Sungai Andai untuk ketahanan pangan

        Banjarmasin tanam padi di kawasan Sungai Andai untuk ketahanan pangan

        Rabu, 8 April 2026 22:09

        Mikrotrans listrik solusi transum ramah lingkungan di Banjarmasin

        Mikrotrans listrik solusi transum ramah lingkungan di Banjarmasin

        Selasa, 7 April 2026 23:38

        TNI mulai pembangunan 16 Jembatan Perintis Garuda di Banjarmasin

        TNI mulai pembangunan 16 Jembatan Perintis Garuda di Banjarmasin

        Senin, 6 April 2026 19:49

    Suara Sriwijaya Air SJ-182 mengujam laut menggetarkan rumah Pulau Lancang

    Senin, 11 Januari 2021 7:09 WIB

    Suara Sriwijaya Air SJ-182 mengujam laut menggetarkan rumah Pulau Lancang

    Kapten kapal nelayan Hendrik Mulyadi (kiri) dan ABK Solihin (kanan), saksi mata kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di sela kegiatan pengecekan kapal penangkap kepiting rajungan di Pulau Lancang, Minggu (10/1/2021). ANTARA/Ricky Prayoga

    Jakarta (ANTARA) - Suara jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di gugusan Kepulauan Seribu, Utara Jakarta, pada Sabtu (9/1) menggelegar seperti petir dan menggetarkan rumah penduduk di Pulau Lancang.

    Penduduk Pulau Lancang, sekitar pukul 14.40 WIB, mengaku kaget karena mendengar suara gelegar bagaikan petir besar terdengar di tengah hujan lebat tersebut, bahkan menggetarkan kaca-kaca di jendela rumah penduduk.

    "Hari itu hujan campur angin kencang, tiba-tiba ada suara 'duar' terdengar keras sekali sampai rumah (kaca rumah) bergetar," kata Junaenah (40) warga Pulau Lancang, kepada ANTARA, Minggu petang.

    Menurut Junaenah, kala itu, situasi tidak ada yang berbeda, ada masyarakat yang melaut, mencari rajungan (sejenis kepiting), dengan kebanyakan masyarakat berada di dalam rumahnya berlindung dari hujan.

    "Pas dengar saya kaget: Ya Allah, suara apa itu, karena besar sekali seperti bom. Tapi saya dan anak-anak tidak keluar karena saya kira hanya petir di tengah hujan," kata Junaenah yang jarak rumahnya dari bibir pantai hanya sekitar 200 meter tersebut.

    Akhirnya kabar sebenarnya datang dan tersiar sekitar pukul 16.00 WIB di pulau yang masyarakatnya sebagian besar adalah keluarga nelayan itu, setelah adanya pengumuman Kementerian Perhubungan bahwa satu pesawat maskapai Sriwijaya Air hilang kontak di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

    Kabar itu juga diperkuat oleh warga lainnya kembali dari melaut.

    Baca juga: Kemarin, Presiden fokus industri hilir nikel hingga evaluasi angkutan udara

    Dari kabar yang dibawa nelayan yang melaut, warga Pulau Lancang mengetahui ledakan tersebut adalah berasal dari sebuah pesawat yang mengalami kejadian nahas jatuh di antara tempat mereka dengan Pulau Laki yang tak berpenghuni.

    "Nelayan yang baru pulang mengabari bahwa di sana (perairan Pulau Lancang-Pulau Laki) ada pesawat yang jatuh. Saya langsung ingat oh mungkin itu yang siang tadi (saat hujan) saya kira petir sangat besar," ucap Marsu, Ketua RT 001/RW 001 Pulau Lancang.

    Marsu menyebutkan, seketika mendapatkan kabar tersebut, banyak warga Pulau Lancang yang dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi jatuhnya pesawat yang akhirnya diketahui merupakan milik Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dengan nomor register PK-CLC.

    "Akhirnya pihak berwenang di sini berinisiatif untuk mengumpulkan warga dan melakukan pencarian sebisanya sampai dihentikan sekitar pukul 21.00 WIB," ucap Marsu.

    Baca juga: Tim DMC dan Barzah Dompet Dhuafa membantu evakuasi korban Sriwijaya

    Kesaksian: Ombak Jadi Sangat Tinggi

    Adalah Hendrik Mulyadi, seorang nelayan rajungan di sekitar perairan Pulau Lancang-Pulau Laki, Kepulauan Seribu, yang menjadi saksi kunci kejadian nahas pada Sabtu (9/1) siang tersebut.

    Hendrik menceritakan dirinya saat kejadian nahas tersebut berada di lokasi yang diduga kuat menjadi lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 itu bersama dua rekannya yang merupakan ABK di kapal pencari rajungannya.

    "Saat itu hujan cukup besar (kemungkinan berkabut), dan kami bertiga di tengah laut sedang konsentrasi mengambil bubu (alat penangkap rajungan), tiba-tiba ada seperti kilat ke arah air disusul dentuman keras, puing berterbangan sama air (ombaknya) tinggi sekali, untung kapal saya enggak apa-apa," kata pria 30 tahun itu dalam perbincangannya dengan Antara di lokasi.

    Setelah rangkaian kejadian yang berlangsung di bawah dua menit tersebut, Hendrik mengaku dirinya dan dua rekannya tidak bisa melakukan apa-apa selain bertanya-tanya ada apa gerangan yang terjadi dan sempat mengira itu adalah bom yang jatuh dan meledak.

    Namun anehnya, Hendrik mengaku sesaat sebelum kejadian tidak terdengar suara mesin pesawat sebelum dentuman keras, serta tidak terlihat kobaran api membubung sesaat setelah dentuman keras.

    "Suara mesin gak ada. Terus saat kejadian gak kelihatan ada api, hanya asap putih, puing-puing yang berterbangan, air yang berombak besar, dan ada aroma seperti bahan bakar," katanya.

    Meski tidak mengalami cedera dan kapalnya tidak mengalami kerusakan, Hendrik mengaku masih terguncang, hingga tidak enak makan dan tidur sampai tak sanggup bekerja mencari rajungan seperti sedia kala.

    Dari informasi yang dihimpun Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

    Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

    Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

    Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

    Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Dua hari sudah Tim SAR Gabungan mencari penumpang dan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tersebut yang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Laki dan Lancang Kepulauan Seribu, dengan berbagai temuan baik itu serpihan yang diduga bagian pesawat nahas, juga ada bagian tubuh manusia.

    Meski secara resmi sudah diumumkan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut, alangkah baiknya semua pihak bisa melakukan berbagai upaya yang berempati pada semua pihak baik itu keluarga korban, relawan, hingga saksi-saksi kejadian, setidaknya tidak menyebarkan kabar-kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

    Karena, perlu diingat musibah serta bencana bisa menimpa siapa saja dan dalam keadaan apa saja, semua bisa menjadi korban.

    Pewarta: Ricky Prayoga
    Editor : Imam Hanafi
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Two months on, CVR of crashed Sriwijaya Air plane retrieved

    Two months on, CVR of crashed Sriwijaya Air plane retrieved

    1 April 2021 05:32

    Operasi DVI terhadap jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 ditutup

    Operasi DVI terhadap jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 ditutup

    2 Maret 2021 16:13

    Pencarian Sriwijaya SJ182 menemukan dua hal menonjol setelah dipersempit

    Pencarian Sriwijaya SJ182 menemukan dua hal menonjol setelah dipersempit

    18 Januari 2021 07:16

    Boeing partakes in identification of Sriwijaya Air plane debris

    Boeing partakes in identification of Sriwijaya Air plane debris

    16 Januari 2021 20:11

    Police's DVI team receives 162 bags of human remains

    Police's DVI team receives 162 bags of human remains

    16 Januari 2021 19:57

    Penyelam Polri temukan 44 bagian jasad-puing Sriwijaya

    Penyelam Polri temukan 44 bagian jasad-puing Sriwijaya

    16 Januari 2021 13:26

    Keluarga korban SJ-182 sampaikan terima kasih proses evakuasi hingga pemakaman

    Keluarga korban SJ-182 sampaikan terima kasih proses evakuasi hingga pemakaman

    15 Januari 2021 18:30

    Bandara Supadio sambut kedatangan jenazah korban Sriwijaya Air

    Bandara Supadio sambut kedatangan jenazah korban Sriwijaya Air

    14 Januari 2021 18:28

    Terpopuler

    Wali Kota Lisa ajak warga hadiri tabligh akbar bersama Hanan Attaki

    Wali Kota Lisa ajak warga hadiri tabligh akbar bersama Hanan Attaki

    Pemkot Banjarmasin minta dukungan perluasan wilayah ke Pemprov

    Pemkot Banjarmasin minta dukungan perluasan wilayah ke Pemprov

    Komisi III DPRD Kalsel monitoring hibah jalan di Batola

    Komisi III DPRD Kalsel monitoring hibah jalan di Batola

    Suripno apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah di Kalsel

    Suripno apresiasi rencana pengembangan kelapa genjah di Kalsel

    Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

    Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

    Top News

    • Pelabuhan Tanjung Perak wujudkan layanan maritim terbaik

      Pelabuhan Tanjung Perak wujudkan layanan maritim terbaik

      18 jam lalu

    • Banjarmasin teken PKS olah sampah jadi energi dengan Banjar dan Batola

      Banjarmasin teken PKS olah sampah jadi energi dengan Banjar dan Batola

      18 jam lalu

    • Harga minyak dunia turun drastis menyusul gencatan senjata

      Harga minyak dunia turun drastis menyusul gencatan senjata

      8 April 2026 16:59

    • Perang lawan Iran akan segera berakhir, kata Wapres AS

      Perang lawan Iran akan segera berakhir, kata Wapres AS

      8 April 2026 13:46

    • Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

      Polairud Banjarmasin bongkar jaringan narkoba senilai miliaran rupiah di kawasan pesisir

      7 April 2026 14:44

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA