Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Seorang mubalighat kondang, Mamah Dedeh atau nama lengkapnya Dedeh Rosidah Syarifudin menganjurkan, dalam memilih pemimpin agar memilih sosok yang amanah.
Selain itu, pimpinan tersebut tidak zalim, lanjutnya dalam ceramah di salah satu Masjid Jami` tertua atau bersejarah di Kota Banjarmasin, ibu kota Kalimantan Selatan, Minggu.
Ibu asal Ciamis, Jawa Barat yang pernah mengecap pendidikan di Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Ciputat Jakarta itu juga menyatakan, tak ada larangan memilih pemimpin wanita.
"Pada dasarnya kita tidak dilarang memilih pemimpin wanita jika pemimpin tersebut membawa kesejahteraan bagi masyarakat," kata pengisi acara televisi dengan judul "Mama dan Aa" itu.
Dalam ceramahnya di harapan ribuan jemaah, putri almarhum KH Sujai yang juga seorang mubaligh itu, mengungkap keutamaan pahala bagi yang sering menghadiri pengajian, tablik akbar atau sejenisnya.
"Islam mengajarkan, bahwa selama satu jam mengikuti pengajian atau tablik akbar, Allah swt menjanjikan pahalanya sama dengan mengerjakan shalat sunat seribu rakaat," demikian Mamah Dedeh.
Ceramah di Masjid Jami` Jalan Sungai Jingah Banjarmasin dengan menghadirkan Mamah Dedeh itu diselenggarakan Majelis Zikir dan Salawat Darul Azhar Nurussalam, sekaligus memperingati Isra dan Mi`raj Nabi Muhammad SAW.
Dalam kegiatan tersebut hadir ratusan anak yatim yang dibimbing oleh dr HM Zairullah Azhar yang dikenal sebagai pimpinan Majelis Zikir dan Shalawat Darul Azhar Nurussalam Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalsel.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Zairullah Azhar yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalsel menyatakan, terima kasihnya kepada pengurus masjid dan jemaah yang hadir hingga terlaksananya kegiatan itu.
Pimpinan Istana Anak Yatim Batulicin (260 km timur Banjarmasin), ibu kota Tanbu itu menyaggah adanya anggapan kegiatan tersebut bernuansa politik mengingat dirinya pendukung salah calon presiden dan wakil presiden.
"Kegiatan yang kami gelar di Masjid Jami` Jalan Sungai Jingah Banjarmasin ini murni pengajian, terutama bagi anak yatim yang direkrut Yayasan Istana Anak Yatim," demikian Zairullah.
