Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Bangkai K.M. Kannonsan yang tenggelam, 31 Januari 2012, sekitar 200 meter selatan Pelabuhan Panjang Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, segera diangkat, karena mengganggu jalur pelayaran.
"Rencana pengangkatan bangkai kapal tersebut, mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi II DPRD Kotabaru ke Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan serta Kementerian Perikanan, dam Kelautan berkenaan dengan persiapan Hari Nusantara," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru M. Arif di Kotabaru, Kamis.
Dia mengjelaskan salah satu tujuan kunjungan kerja tersebut, terkait dengan persiapan kegiatan besar Hari Nusantara di Kotabaru yang sedikitnya melibatkan 16 kementerian.
"Mengingat relatif dekatnya acara, maka persiapan-persiapan sudah harus dilakukan, di antaranya dengan berkoordinasi pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Perhubungan," katanya.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru yang juga turut dalam kunjungan kerja tersebut Syaiful Bahri mengatakan jalur transportasi laut atau pelayaran merupakan jalur vital terkait dengan peringatan Hari Nusatara itu.
Di jalur tersebut, terdapat bangkai K.M. Kannonsan di Perairan Rampa Luar.
"Keberadaan bangkai kapal itu sudah lama dikeluhkan masyarakat setempat karena sangat mengganggu arus lalu lintas laut. Bahkan sempat terjadi insiden kapal motor yang tersangkut saat melintas," ujarnya.
Sehubungan dengan koordinasi bersama Dirjen Perhubungan Laut, pihaknya mendesak pihak berwenang segera mengangkat bangkai kapal. Akan tetapi, ternyata mereka telah melakukan persiapan untuk pekerjaan itu. Hingga saat ini, masih tahap tender dengan pihak ketiga.
Disinggung tentang target waktu pengangkatan bangkai kapal tersebut, politikus PKPI itu menyebut telah mendapat kepastian dari Dirjen Perhubungan Laut bahwa sebelum peringatan Hari Nusantara, pekerjaan itu sudah selesai sehingga jalur pelayaran tidak lagi terganggu.
Ia mengatakan biaya untuk pekerjaan itu menjadi tanggung jawab pemilik kapal.
"Dan itu sudah dalam kesepakatan bersama yang telah dilakukan dengan pihak-pihak terkait," katanya.
Kapal Kannonsan tujuan Toli-Toli, Sulawesi Tengah, tenggelam di Perairan Kotabaru, Kalsel, 1 Januari 2012, sekitar pukul 22.00 Wita. Kapal itu mengangkut sekitar 800 ton semen dari Pelabuhan PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tarjun, Kotabaru.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026