Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kalsel, menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) dan berhasil menangkap dan mengamankan sembilan pria yang kedapatan sedang pesta minuman keras oplosan.
Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Minggu, mengatakan, mereka semua terjaring razia, saat anggota Unit Patroli Kota (Patko) Sabhara menggelar razia pekat pada Sabtu (1/2) malam sekitar pukul 20.00 wita hingga pukul 01.00 wita.
Sembilan pria yang diamankan dari beberapa tempat itu, mereka semua tertangkap tangan sedang asyik menikmati minuman keras oplosan ataupun minuman keras bermerk.
Minuman keras oplosan yang mereka minum itu diantaranya alkohol 75 persen, dicampur minuman energi sedangkan miras bermerk mulai malaga cap orang tua hingga mensions house.
Sedang tempat kejadian mereka diamankan itu diantaranya, jalan tatah belayung Banjarmasin Selatan 5 orang, di taman hijau kota, jalan Kamboja Banjarmasin Tengah.
"Semua pelaku minuman keras tersebut kita amankan di kontor dan mereka kita tahan selama lebih kurang 1X24 jam untuk menimbulkan efek jera terhadap mereka, dan tidak mengulangi perbuatan itu lagi," terangnya.
Selain, dilakukan penahanan 1X24 jam, mereka dilakukan pendataan serta pembinaan agar mengerti bahayanya meminum minuman keras apalagi oplosan yang ga jelas.
Usai diberikan pembinaan, masing-masing pelaku disuruh untuk menandatangai surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi, apabila kedapatan siap dilakukan proses hukum berupa tindak pidan ringan.
"Kita hanya amankan mereka 1X24 jam di kantor karena Minggu (2/2) Pengadilan tutup sehingga tidak bisa menjalani sidang tindak pidana ringan, namun mereka sudah dilakukan pembinaan, dan ditahan didalam truck kerangkeng jadi itu cukup membuat mereka jera," ucapnya kepada Antara.
Polisi akan terus dan secara rutin melaksanakan razia pekat terhadap para pemabuk dan peminum minuman keras, apabila tertangkap maka akan di tindak tegas sesuai aturan yang berlaku, demikian Haryono.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.