Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Para finalis Putri Kalsel 2013 membagikan bunga mawar merah kepada pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian para penderita Aids di hari Aids sedunia.
Ketua Pelaksana Himpunan Mahasiswa Bisnis Poli Teknik Banjarmasin, Rafika Noormalis di Banjarmasin, Minggu mengatakan, ada enam orang finalis Putri Kalsel yang membantu kegiatan ini.
Enam Finalis Putri Kalsel 2013 yang membantu kegiatan hari Aids sedunia itu diantaranya, Niki, Putri Seribanon, Rahma Daniaty, Idang Amandita. Naila Nabila, Tessa Ananda.
Dimana para Putri Kalsel itu turun kejalan bersama para mahasiswa Poli Teknik itu langsung membagikan sekuntum mawar merah kepada para pengguna jalan.
Mawar merah itu dimaksudkan kepedulian terhadap para penderita Aids agar tidak untuk dijauhi ataupun dikucilkan, selain itu juga mengajak masyarakat untuk mencegah menyebaran virus mematikan itu.
Terus dikatakan, acara bagi bunga itu dimulai pada pukul 02.00 wita, pada Minggu (1/12), yang berlokasi didua tempat diantaranya perempatan lampu merah Tarakan dan perempatan lampu merah Belitung Banjarmasin.
Bukan itu saja, bunga mawar merah sebagai lambang kepedulian itu disiapkan untuk para penggun jalan di Kota Banjarmasin sebanyak 2500 tangkai bunga.
"Kegiatan bagi-bagi bunga dalam menyambut hari Aids sedunia kepada para pengguna jalan itu dilakukan setiap tahunnya pada tanggal 1 Desember," terangnya kepada Antara.
Rafika terus mengatakan, hari Aids sedunia itu jatuh pada tanggal 1 Desember, sehingga setiap tahunnya kegiatan ini secara rutin dilaksanakan dengan membagi-bagikan bunga mawar merah kepada para pengguna jalan.
Selain itu, Himpunan Mahasiswa Bisnis Poli Teknik Banjarmasin meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalsel agar bisa menekan angka penyebaran virus mematikan itu dengan cara selalu memberikan sosialisasi terhadap bahaya virus tersebut.
Semoga penderita virus HIV/Aids untuk wilayah Kalimantan Selatan tidak terus meningkat, dan masyarakat bisa sadar akan bahaya virus tersebut yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Pencegahan virus tersebut bisa dilakukan dengan menghindari perilaku sek bebas, narkotika, dan selalu menggunakan pengaman (alat kontrasepsi) apabila berhubungan sek, demikian Rafika.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.