Kotabaru, Â (Antaranews Kalsel) - Pendistribusian sembilan bahan pokok (sembako) ke daerah Bangkalan Dayak kaki Pegunungan Meratus Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, terganggu akibat jalan rusak.
"Kondisi jalan di kilometer 15 sampai kilometer 20 Bangkalan Dayak rusak berat, badan jalan banyak berlubang dan cukup dalam," kata Ketua Komisi III DPRD H Rusli Erfa, di Kotabaru, Selasa.
Kerusakan badan jalan bertambah parah, manakala diguyur hujan, yang menyebabkan jalan berlumpur dan licin, sebaliknya apabila lama tidak turun hujan, jalan jadi berdebu yang cukup pekat.
Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan minibus atau truk yang mengangkut penumpang dan barang sembilan bahan pokok dari wilayah Kotabaru, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, dan sekitarnya jadi terganggu.
Terutama di titik-titik jalan menanjak, tidak jarang kendaran tidak kuat menanjak karena licin, sehingga mobil yang penuh muatan tersebut mundur.
"Sedangkan untuk pengendara kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati ketika melewati jalan tersebut, karena medan jalan berlumpur cukup dalam, dan licin," terangnya.
Kondisi akan bertambah parah, apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang bisa menyebabkan pohon tumbang atau ranting pohon patah.
Hal itu menyebabkan jalan jadi tertutup, dan tidak bisa dilalui hingga berjam-jam.
Rusli mengharapkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, dapat segera turun ke lapangan, dan merencanakan perbaikan ruas jalan yang merupakan satu-satunya jalan yang dapat diakses dari wilayah kecamatan ke bangkalan Dayak.
 Dia khawatir, apabila kerusakan jalan tersebut tetap dibiarkan atau lambat memperbaiki, akan berdampak pada terganggunya pendistribusian sembako ke daerah-daerah di kaki Pegunungan Meratus dan bisa berdampak fatal. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.