Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mengungkapkan, necara perdagangan di provinsi tersebut, baik Juli 2013 maupun Januari - Juli 2013 mengalami surplus.
Sebagai contoh necara perdagangan Kalsel Juli 2013 mengalami surplus sebesar 272,96 juta dolar Amerika Serikat (AS), ungkap Kepala Bidang Distribusi BPS provinsi tersebut Arih Prasetyo, di Banjarmasin, Senin.
"Surplus perdagangan Kalsel pada Juli 2013 itu berdasarkan selisih antara nilai ekspor sebesar 655,21 juta dolar AS dengan nilai impor 382,25 juta dolar AS," lanjutnya.
Begitu pula neraca perdagangan Kalsel Januari - Juli 2013 mengalami surplus sebesar 3,56 miliar dolar AS, yang didapat dari selisih nilai ekspor 5,50 miliar dolar AS dengan nilai impor 1,94 miliar dolar AS.
Namun secara khusus nilai ekspor Kalsel Juli 2013 mengalami penurnan 8,84 persen jika dibandingkan dengan Juni 2013 yang ketika itu mencapai 718,73 juta dolar AS.
Demikian pula halnya, bila dibandingkan dengan Juli 2012 yang ketika itu nilai ekspor Kalsel mencapai 677,43 juta dolar AS, maka pada Juli 2013 mengalami penurunan 3,28 persen.
Ia menambahkan, Komoditi utama penyumbang ekspor terbesar Kalsel pada Juli 2013 berdasarkan kode Harmonized System (HS) 2 dijit tercatat kelompok bahan bakar mineral (HS 27) dengan nilai 557,98 juta dolar AS.
Selain itu, kelompok lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) dengan nilai 59,08 juta dolar AS, serta kelompok kayu, barang dari kayu (HS 44) dengan nilai 15,55 juta dolar AS.
Negara utama tujuan ekspor Kalsel pada Juli 2013 sama halnya dengan Juni 2013, terkecuali nilai yang mengalami penurunan, seperti ke China dari nilai 325,50 juta dolar AS menjadi 221,06 juta dolar AS.
Kemudian ke India dari nilai 162,68 juta dolar AS menjadi 143,43 juta dolar AS, dan ke Jepang dari 120,73 juta dolar AS menjadi 82,52 juta dolar AS.
Sementara nilai impor Kalsel Juli 2013 mengalami kenaikan 82,72 persen dibandingkan Juni 2013 yang ketika itu mencapai 209,20 juta dolar AS. Begitu pula dibandingkan Juli 2012, nilai impor Kalsel Juli 2013 naik 120,98 persen.
Sedangkan komoditi utama impor terbesar Kalsel Juli 2013 berdasarkan kode Harmonized System (HS) dua dijit terdiri kelompok bahan bakar mineral (HS 27) dengan nilai 327,97 juta dolar AS.
Kemudian kelompok kapal laut (HS 89) dengan nilai 35,60 juta dolar AS, kelompok mesin/peralatan mekanik (HS 84) dengan nilai 12,76 juta dolar AS.
Negara utama pemasok produk impor Kalsel Juli 2013 yaitu Singapore dengan nilai 180,00 juta juta dolar AS, Malaysia dengan nilai 137,07 juta dolar AS dan China dengan nilai 47,24 juta dolar AS.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.