Universitas Sari Mulia Kalimantan Selatan (UNISM Kalsel) menggelar Festival Kampus Bergerak yang merupakan program inisiatif dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Ditjen Dikti Kemendibudristek) pada Hari Pendidikan Nasional 2025.
Sekretaris Jenderal Ditjen Dikti Kemendikbudristek Prof. Aisyah Endah Palupi mewakili Dirjen Dikti Prof. Khairul Munadi melalui keterangan tertulis di Banjarmasin, Jumat, menuturkan paradigma Kampus Berdampak sebagai bentuk aktualisasi dari semangat Merdeka Belajar.
Baca juga: LLDIKTI XI Kalimantan serahkan SK operasional Universitas Sapta Mandiri
"Serta menyoroti penting kolaborasi lintas sektor untuk mendorong keberlanjutan pendidikan tinggi yang relevan dan transformasi," kata Prof. Aisyah.
Rektor UNISM Kalsel Dwi Sogi Sri Redjeki menyampaikan rasa bangga terhadap penunjukan UNISM menjadi salah satu tuan rumah (host) Festival Kampus Berdampak di wilayah Kalimantan yang digelar serempak pada sembilan perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke.
"Hal ini menjadi dorongan dan semangat bagi UNISM untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat secara berkelanjutan," kata Dwi.
Dwi menegaskan pendidikan merupakan kunci menuju kesejahteraan, sehingga pagelaran festival pendidikan tersebut diharapkan mampu menginspirasi berbagai ide dan kolaborasi berdampak.
Diungkapkan Dwi, Festival Kampus Berdampak menjadi panggung kolaborasi yang menegaskan kampus bukan hanya menara gading yang terpisah dari masyarakat, melainkan rumah besar yang hadir dan berdetak bersama denyut kehidupan publik.
Baca juga: LLDIKTI XI: pentingnya cek kebenaran data mahasiswa pada PD DIKTI
"Dampak tidak mengenal batas wilayah, setiap kampus bisa berdampak menjadi semangat utama yang diusung pada gelaran ini," ujar Dwi.
Saat Festival Kampus Berdampak tersebut, UNISM secara khusus merangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Kementerian Kelautan dan Perikanan (BPBAT KKP).
Selain itu, turut diselenggarakan pameran inovasi mahasiswa UNISM yang menampilkan karya dan solusi kreatif pada berbagai bidang.
Pelaksana Kepala BPBAT KKP Samsul Bahrawi mengungkapkan kerja sama yang terjalin melalui nota kesepahaman tersebut menjadi awal dari komitmen bersama untuk penerapan ilmu pengetahuan.
“Saya berharap akan lahir penelitian kolaboratif, pengembangan teknologi tepat guna, dan kerja sama yang konkret seperti program magang dan inovasi pakan ikan secara masif,” tutur Samsul.
Baca juga: LLDikti XI Kalimantan fasilitasi sosialisasi Majelis Akreditasi BAN-PT
Ia juga membuka peluang bagi UNISM untuk memanfaatkan sumber daya BPBAT KKP, termasuk fasilitas akuakultur dan laboratorium penelitian.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan Muhammad Akbar mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh pihak.
Akbar menekankan Kampus Berdampak merupakan kelanjutan dari kebijakan Kampus Merdeka yang kini dikemas pada program yang lebih konkret.
“Kami bangga karena UNISM sebagai kampus swasta dipercaya mewakili wilayah Kalimantan bersama ULM pada gelaran festival ini,” ucap Akbar.
Acara tersebut ditutup dengan kunjungan ke pameran inovasi mahasiswa dan sesi ramah tamah antara mitra, dosen, dan mahasiswa yang menunjukkan semangat kolaborasi lintas sektor sebagai napas dari Festival Kampus Berdampak.
Baca juga: LLDIKTI XI sosialisasikan sistem pelaporan kerja sama versi 2.0
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025
Sekretaris Jenderal Ditjen Dikti Kemendikbudristek Prof. Aisyah Endah Palupi mewakili Dirjen Dikti Prof. Khairul Munadi melalui keterangan tertulis di Banjarmasin, Jumat, menuturkan paradigma Kampus Berdampak sebagai bentuk aktualisasi dari semangat Merdeka Belajar.
Baca juga: LLDIKTI XI Kalimantan serahkan SK operasional Universitas Sapta Mandiri
"Serta menyoroti penting kolaborasi lintas sektor untuk mendorong keberlanjutan pendidikan tinggi yang relevan dan transformasi," kata Prof. Aisyah.
Rektor UNISM Kalsel Dwi Sogi Sri Redjeki menyampaikan rasa bangga terhadap penunjukan UNISM menjadi salah satu tuan rumah (host) Festival Kampus Berdampak di wilayah Kalimantan yang digelar serempak pada sembilan perguruan tinggi dari Sabang sampai Merauke.
"Hal ini menjadi dorongan dan semangat bagi UNISM untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat secara berkelanjutan," kata Dwi.
Dwi menegaskan pendidikan merupakan kunci menuju kesejahteraan, sehingga pagelaran festival pendidikan tersebut diharapkan mampu menginspirasi berbagai ide dan kolaborasi berdampak.
Diungkapkan Dwi, Festival Kampus Berdampak menjadi panggung kolaborasi yang menegaskan kampus bukan hanya menara gading yang terpisah dari masyarakat, melainkan rumah besar yang hadir dan berdetak bersama denyut kehidupan publik.
Baca juga: LLDIKTI XI: pentingnya cek kebenaran data mahasiswa pada PD DIKTI
"Dampak tidak mengenal batas wilayah, setiap kampus bisa berdampak menjadi semangat utama yang diusung pada gelaran ini," ujar Dwi.
Saat Festival Kampus Berdampak tersebut, UNISM secara khusus merangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Kementerian Kelautan dan Perikanan (BPBAT KKP).
Selain itu, turut diselenggarakan pameran inovasi mahasiswa UNISM yang menampilkan karya dan solusi kreatif pada berbagai bidang.
Pelaksana Kepala BPBAT KKP Samsul Bahrawi mengungkapkan kerja sama yang terjalin melalui nota kesepahaman tersebut menjadi awal dari komitmen bersama untuk penerapan ilmu pengetahuan.
“Saya berharap akan lahir penelitian kolaboratif, pengembangan teknologi tepat guna, dan kerja sama yang konkret seperti program magang dan inovasi pakan ikan secara masif,” tutur Samsul.
Baca juga: LLDikti XI Kalimantan fasilitasi sosialisasi Majelis Akreditasi BAN-PT
Ia juga membuka peluang bagi UNISM untuk memanfaatkan sumber daya BPBAT KKP, termasuk fasilitas akuakultur dan laboratorium penelitian.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan Muhammad Akbar mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh pihak.
Akbar menekankan Kampus Berdampak merupakan kelanjutan dari kebijakan Kampus Merdeka yang kini dikemas pada program yang lebih konkret.
“Kami bangga karena UNISM sebagai kampus swasta dipercaya mewakili wilayah Kalimantan bersama ULM pada gelaran festival ini,” ucap Akbar.
Acara tersebut ditutup dengan kunjungan ke pameran inovasi mahasiswa dan sesi ramah tamah antara mitra, dosen, dan mahasiswa yang menunjukkan semangat kolaborasi lintas sektor sebagai napas dari Festival Kampus Berdampak.
Baca juga: LLDIKTI XI sosialisasikan sistem pelaporan kerja sama versi 2.0
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025