Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor diwakili Sekretaris Daerah Provinsi setempat Roy Rizali Anwar mengungkapkan realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2023 mencapai Rp9,877 triliun lebih atau 108,30 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp9,8 triliun.

Roy menyampaikan hal itu pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Supian HK didampingi Wakil Ketua Muhammad Syaripuddin dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2023 di Banjarmasin, Rabu.

Sedangkan realisasi belanja daerah Pemprov Kalsel 2023 mencapai Rp9,234 triliun lebih atau 91,97 persen, ungkap Gubernur dalam LKPj yang dibacakan Sekdaprov setempat Roy Rizali Anwar.

Baca juga: Realisasi pendapatan Kabupaten Tabalong 2023 capai Rp2,4 triliun

Diungkapkan pula, dari total pendapatan daerah tersebut, unsur pendapatan asli daerah (PAD) juga melebihi target dari Rp4,517 triliun menjadi Rp4,861 triliun atau 107,61 persen.

Sementara unsur pendapatan transfer 2023 yang dianggarkan Rp4,560 triliun terealisasi Rp4,956 triliun atau 108,70 persen.

"Kemudian pendapatan daerah dari unsur lain-lain target Rp42,863 miliar terealisasi Rp50,179 miliar," ungkap Roy.
 
Suasana rapat paripurna DPRD Kalsel dengan agenda penyampaian LKPj Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Rabu (20/3/2024). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)
 

Mengenai alokasi belanja daerah Kalsel 2023 Rp10,041 triliun lebih realisasi Rp9,234 triliun lebih atau 91,97 persen.

Pada kesempatan itu pula, Pemprov Kalsel meraih beberapa pencapaian pada 2023, antara lain pertumbuhan ekonomi Kalsel cukup baik, yaitu 4,84 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan Kalsel menurun hingga menyentuh angka 4,29 persen, kendati sempat fluktuatif akibat pandemi COVID-19, ujar Gubernur Kalsel yang dibacakan Roy.

Baca juga: Kalsel raup pendapatan daerah Rp9,8 triliun pada 2023

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2024