Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan Anang Syakhfiani mengatakan APBD 2024 kabupaten setempat mendapatkan dana tambahan dari bagi hasil menjadi Rp3 triliun.

"Saat ini APBD berjalan sudah mencapai Rp2,6 triliun dan Januari lalu ada tambahan dana bagi hasil maka APBD Tabalong naik menjadi Rp3 triliun," kata Anang di Tabalong, Minggu.

Baca juga: APBD Perubahan 2023 Tabalong capai Rp2,6 triliun

Anang meyakini kondisi keuangan daerah yang membaik setelah pandemi COVID-19 dapat menunjang pembangunan daerah dan mewujudkan Kabupaten Tabalong sebagai "Serambi Depan" Provinsi Kalsel.

Termasuk pengembangan 10 kampung hortikultura untuk menjadikan kabupaten paling utara di Kalsel ini sebagai penyuplai tanaman hortikultura ke wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Saat ini, Anang menyebutkan Kabupaten Tabalong menyuplai 1,5 sampai 2,5 ton per hari tanaman hortikultura mulai dari terong, cabai dan sayuran lain ke Provinsi Kalimantan Timur.

"Dengan APBD mencapai Rp3 triliun, saya yakin 10 kampung hortikultura di Tabalong bisa berkembang dan mampu menyuplai hingga ke wilayah IKN," tutur Anang.

Baca juga: APBD 2022 diprioritaskan bagi upaya pemulihan ekonomi

Selanjutnya, Pemkab Tabalong akan meningkatkan kualitas jalan usaha tani maupun infrastruktur jalan dan jembatan di desa penghasil tanaman hortikultura untuk memudahkan distribusi hasil kebun ke pasar hortikultura di Desa Kembang Kuning Kecamatan Haruai.

"Kita dapat bantuan dana alokasi khusus untuk pembangunan jalan usaha tani untuk mendukung pengembangan kampung hortikultura," ucap Anang.

Sebagai salah satu desa pengembangan hortikultura, Kepala Desa Catur Karya Kecamatan Haruai Dwi Adhi Saputra berharap Pemkab Tabalong membantu alat mesin pertanian (Alsintan), selain memperbaiki infrastruktur desa untuk meningkatkan produksi tanaman.

"Kami mengusulkan penambangan alsintan, pembangunan jalan usaha tani dan infrastruktur lainnya," ungkap Dwi.

Baca juga: DPRD Tabalong laksanakan rapat paripurna nota keuangan APBD 2021

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2024