Tanjung (ANTARA) - Kelompok Tani Nusantara Bersatu di Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mulai mengembangkan budidaya jagung pakan ternak sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan lokal.

Petugas Penyuluh Lapangan Kecamatan Pugaan Rizani di Desa Padangin, Kabupaten Tabalong, Kamis, menjelaskan kelompok tani ini difokuskan untuk mengembangkan tanaman hortikultura, termasuk jagung pakan.

Baca juga: Pemkab Tabalong prioritaskan kesejahteraan petani lewat program Bela Tani

Petani pun mendapatkan bantuan benih dan perlengkapan pertanian guna mendukung kegiatan tanam tersebut.

“Kelompok tani mendapat bantuan lima kilogram benih jagung pakan serta perlengkapan seperti baju dan sepatu lapangan,” kata Rizani.

Budidaya jagung pakan ini digarap secara gotong royong oleh para anggota kelompok di lahan seluas 30 borong atau sekitar 4,8 hektare yang dikhususkan untuk pertanian hortikultura.

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani didampingi Camat Muara Harus Rudy Noor Erwan dan jajaran Forkopimca turut menyerahkan langsung bantuan benih saat kunjungan kerja ke Desa Padangin.

“Kita akan menyiapkan pasar untuk hasil panen jagung pakan ini dan juga pembuatan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air, terutama di musim kemarau,” ujar Noor Rifani.

Ia menekankan penting ketersediaan air sebagai faktor utama dalam keberhasilan budidaya hortikultura di wilayah yang mulai terdampak kekeringan.

Mendukung hal itu, Kepala Desa Padangin Tarmiji Abbas menyatakan pihak desa akan mengalokasikan anggaran dari APBDes Perubahan 2025, untuk pembangunan sumur bor.

Baca juga: Petani Desa Ampukung kembangkan pertanian padi apung

Ia juga berharap adanya dukungan dari dinas terkait agar petani dapat tetap berproduksi saat musim kering.

“Melalui dana desa, kami juga merencanakan pembangunan gedung pertemuan untuk kelompok tani dan menyiapkan lahan seluas tujuh hektare untuk program ketahanan pangan di Desa Jirak,” ujar Tarmiji.

Sebagai simbol dimulainya budidaya jagung pakan, Bupati Noor Rifani bersama Forkopimca dan para petani melakukan tanam perdana di lahan milik Kelompok Tani Nusantara Bersatu.

Saat sesi dialog, sejumlah petani juga menyampaikan aspirasi membutuhkan alat penangkap hama, terutama perangkap monyet yang kerap mengganggu tanaman hortikultura, selain ancaman hama wereng.

Pemerintah daerah diminta memberikan solusi agar produksi pertanian tidak terganggu.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tabalong dalam mendorong kemandirian pangan desa serta peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan sektor pertanian berbasis komunitas.

Baca juga: Sani Usman komitmen sejahterakan petani Tabalong dengan KUR dan KUT

 

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani (tengah) bersama Forkopimca Muara Harus mengunjungi kebun hortikultura di Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus, Kamis (31/7/2025). (ANTARA/Herlina Lasmianti)


Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026