"MES memiliki peran strategis dalam membumikan ekonomi syariah yang inklusif, adil, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang," jelas Noor Rifani saat menghadiri pelantikan pengurus daerah MES periode 2025-2029 di Tabalong, Kamis.
Baca juga: Pemkab Tabalong-UISI Gresik siap kerja sama sektor pendidikan
Selain itu, Bupati yang biasa disapa H Fani itu menilai MES Tabalong dapat menjadi ruang kolaborasi berbagai unsur masyarakat, instansi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, organisasi keagamaan, dan generasi muda.
Kolaborasi lintas sektor yang akan mempercepat terwujudnya masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan berkepribadian pada nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Surat Keputusan dari Pengurus Pusat MES Nomor 13/SK/MES--PST/VIII/2024 tentang Penetapan Pengurus Daerah MES Kabupaten Tabalong periode 2025-2029 menyebutkan Wahyu Wibowo (pengusaha) sebagai Ketua Umum, Ketua I Genta Pramadhona dan Sekretaris Umum Zulrifan Noor.
Pelantikan pengurus daerah MES Kabupaten Tabalong bersamaan dengan kegiatan Road Show Pasar Modal Syariah Tabalong yang menghadirkan narasumber dari Bursa Efek Indonesia di Kantor Perwakilan Kalsel.
Baca juga: PT Buma berikan pelatihan operator dan mekanik bagi pemuda Tabalong
Ketua Umum MES Pengurus Wilayah Kalimantan Selatan Ustadz H Mairijani meminta pengurus daerah MES Kabupaten Tabalong dapat berkolaborasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memajukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah, terutama dalam hal pengurusan sertifikasi halal produk.
"Dengan sertifikasi halal dapat meningkatkan daya saing produk, baik di dalam negeri bahkan bisa mencapai luar negeri," tutur H Mairijani.
Ia juga mengajak para pelaku usaha memperkuat keuangan dengan berinvestasi di pasar modal syariah, selain untung juga lebih berkah.
Pelaksanaan Roadshow Pasar Modal Syariah yang diikuti para pelaku usaha di Kabupaten Tabalong mendapat dukungan penuh MES Pusat, Bursa Efek Indonesia dan KISI Sekuritas.
Salah satu peserta Road Show dari Tanjung, Kabupaten Tabalong Muhammad Arsad sebagai pelaku usaha jus sari buah, mengaku tertarik berinvestasi di pasar modal tentunya untuk menambah penghasilan.
"Saya berharap bisa mendapat tambahan penghasilan dengan berinvestasi di pasar modal syariah," ungkapnya.
Baca juga: Warga Desa Kasiau Raya Tabalong keluhkan kualitas rendah jalan
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026