Anggota DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Athaillah Hasbi mengharapkan agar nilai kearifan lokal harus tetap terjaga dari gempuran arus globalisasi dan kemajuan teknologi.

Athaillah menyampaikan itu saat sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Desa Benawa Tengah (sekitar 165 km utara Banjarmasin) Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Ahad.

Baca juga: Sosialisasi Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila sasar warga pinggiran Meratus.

"Nilai-nilai kearifan lokal yang merupakan bagian dari aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus tetap kita jaga dan lindungi agar tidak tergeser dan tersisihkan oleh laju roda kemajuan zaman," kata Athaillah.

Athaillah mengingatkan seluruh elemen tidak menghendaki pengembangan potensi desa yang menjadi pintu masuk kearifan lokal, seperti semangat gotong royong dan wawasan kebangsaan, karakter dan jati diri ke-Indonesia-an meluntur karena globalisasi.

Selaras dengan hal itu semua, Athaillah menyatakan upaya pengembangan potensi dan sumber daya desa harus berbarengan dengan pembangunan wawasan kebangsaan (Wasbang).

Athaillah menjelaskan DPRD Kalsel senantiasa konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui pemasyarakatan atau sosialisasi Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila dengan empat pilar kebangsaan kepada seluruh elemen masyarakat bangsa dan negara.

Baca juga: Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila sasar "bacaleg"

Diungkapkan Athaillah, keempat pilar kebangsaan tersebut, yaitu Pancasila sebagai Dasar Negara, landasan ideologi, etika moral, dan alat pemersatu bangsa, dan Undang Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional.

Selain itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus nasional kebangsaan yang harus tetap terjaga dan junjung tinggi, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat kegotongroyongan, pemersatu dari kemajemukan bangsa.

Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila atau sebelumnya disebut Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang tersebut menghadirkan dua orang akademisi sebagai narasumber Suhaimi dan Fahriansyah.

Sementara itu, tokoh masyarakat Benawa Tengah Rudy mengapresiasi kunjungan kerja anggota DPRD Kalsel Atak yang menyampaikan wawasan kebangsaan di Desa tersebut.

Ia berharap kegiatan wawasan kebangsaan tersebut dapat menambah cinta Tanah Air, bangsa dan negara.

Baca juga: DPRD sosialisasi revitalisasi dan aktualisasi Nilai Pancasila

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023