Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, terus menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) melalui potensi sektor objek pariwisata.

"Di Bumi Bersujud sendiri banyak potensi objek wisata yang dapat digali untuk meningkatkan PAD, salah satunya wisata air terjun mandi Damar di Kecamatan Mentewe, air terjun Blahiu dan air terjun s
Saray di Kecamatan Kusan Hulu," kata Kepala Bidang Daya Tarik dan Destinasi Pariwisata pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Tanah Bumbu Ari Herlianto, di Batulicin Jumat.

Baca juga: PAD pariwisata Tanah Bumbu turun 40 persen akibat pandemi

Dia mengatakan target PAD pada 2022 dihasilkan dari pariwisata sebesar Rp1.001.223.320 yang terealisasi Rp143.945.000. Target PAD 2023 sebesar Rp1.135.000.000 dan realisasi per 1-24 Januari mencapai Rp143.945.000.

Pendapatan itu dihasilkan dari lima destinasi wisata diantaranya objek wisata Goa Liang Bangkai, Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Pantai Rindu Alam Kecamatan Kusan Hilir, Pantai Angsana Kecamatan Angsana dan Pantai Batu Buaya Kecamatan Satui.

Dijelaskan Ari, tidak tercapainya target PAD 2022 karena objek wisata pantai rindu alam masuk permasalahan sengketa lahan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Namun saat ini statusnya sudah diselesaikan dan target PAD 2023 terpenuhi. Harga karcis untuk masuk objek wisata di Tanah Bumbu pada Senin-Jumat Rp5.000 sedangkan pada Sabtu-Minggu Rp7.000. Untuk hari besar seperti libur hari raya dan tahun baru sebesar Rp20.000.

Agar jumlah pengunjung wisata di Tanah Bumbu terus meningkat, pemerintah daerah menata objek wisata goa Liang Bangkai dan Goa Liang Akar dengan melengkapi fasilitas umum, seperti toilet, gazebo, panggung hiburan, menyediakan tempat penjualan cinderamata, memperbaiki infrastruktur dan rumah etnis (home stay).

Baca juga: Kuota haji di Tanah Bumbu menunggu keputusan Kemenag Kalsel

"Untuk mendukung penataan objek wisata di "Bumi Bersujud" pada tahun 2022 pemda telah menggelontorkan dana sekitar Rp650 juta pada 2022 di fokuskan pada pembangunan jalur pejalan kaki, permainan anak dan pintu gerbang loket," ujar Ari.

Rencana 2023, pemda juga akan menggelontorkan dana sebanyak Rp1,7 miliar untuk rencana pembangunan jaringan listrik sepanjang 2 km di objek wisata goa liang bangkai dan goa liang akar Kecamatan Mentewe.

Ari juga mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjanjikan pembangunan rumah informasi di Geo Park Plagiogranite, namun hingga saat ini belum terealisasi.

"Menurut informasi yang disampaikan oleh Pemprov Kalsel, pembangunan rumah informasi tersebut akan direalisasikan pada periode 2023," tutur Ari.

Saat ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tanah Bumbu mencapai 17.553 pengunjung/bulan. Wisatawan yang paling banyak asal Banjarmasin, Barabai, Kandangan, Bandung. Bahkan ada yang dari manca negara asal Malaysia , Thailand Singapura, India , Banglades, Pakistan dan paling banyak dari Tiongkok.

"Rata rata mereka berwisata ke pantai angsana," ungkap Ari.

Baca juga: Keindahan objek wisata di Tanah Bumbu tarik wisatawan asing

Pewarta: Sujud Mariono

Editor : Taufik Ridwan


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023