Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat menggelar Focus Grup Discussion (FGD) 2 rencana detail tata ruang (RDTR) dan kajian lingkungan hidup strategi ( KLHS) kawasan perkotaan Banjarmasin.

FGD yang diikuti berbagai instansi pemerintah terkait, asosiasi, staf muda walikota  dan komunitas lingkungan itu berlangsung di Hotel Rattan Int Banjarmasin  Rabu dan dibuka oleh Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah.

Saat membuka kegiatan tersebut Kadinas PUPR menyatakan berterimakasih kepada hadirin dalam  kegiatan ini diharapkan memberikan masukan agar penataan ruang ini sesuai harapan.

Sementara konsultan  pak Jabir Zainudin secara panjang lebar menyampaikan rencana detail tata ruang kota Banjarmasin seperti struktur internal wilayah perencanaan (WP), sistem penggunaan lahan, kedudukan dan peran WP, sumberdaya alam, fisik dan lingkungan, sosial budaya dan kependudukan, ekonomi dan sektor unggulan, serta transportasi dan pergerakan.

Di bidang KLHS disebutkan ada sumber daya buatan, lingkungan binaan, kelembagaan dan pembiayaan pembangunan, kebencanaan dan isu FB strategis, peraturan zonasi, lingkungan hidup. Konsep penataan ruang 

Dalam kesempatan tersebut juga disebutkan tujuan penataan ruang Kota Banjarmasin guna mewujudkan sebagai pintu gerbang pulau Kalimantan, pusat perkotaan inti metropolitan Banjarbakula dan penyangga rencana ibukota negara yang berkarakter dan berkelanjutan berdasarkan potensi unggulan daerah.

Tujuan penataan WP II mewujudkan kawasan Banjarmasin sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional Kalimantan dan sebagai kota inti metropolitan Banjarbakula berbasis perdagangan.

Sebagai kota yang memiliki sarana pelayanan umum dan jasa perkotaan serta hunian perkotaan yang didukung oleh sistem jaringan prasarana terpadu sesuai daya dukung lingkungan lahan rawa pasang surut.

Tujuan penataan WP I adalah kawasan pengembangan ekonomi Mantuil dan sekitarnya, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan industri yang didukung oleh pelabuhan utama, industri pengolahan kayu dan perkapalan, pergudangan serta pembangkit listrik dan energi dengan menjaga daya dukung lingkungan sebagai area pasang surut 

Dalam kesempatan tersebut berlangsung pula diskusi dan tanya jawab.

Pewarta: Hasan Zainuddin

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022