Menjelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 hampir semua lembaga pendidikan mempersiapkan diri tidak terkecuali lembaga pendidikan anak usia dini.

"Menjadi tantangan bagaimana pengelolaan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap memenuhi standar prokes dan tetap memberikan hak anak agar mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kiprahnya," ujar Ketua PW Himpaudi Kalsel, Rabiatul Adawiyah di Amuntai, Sabtu (26/6).

Rabiatul mengatakan, perlu menyamakan persepsi, pola pikir (mindset) dan pemikiran antar pengurus Himpaudi dan tenaga pendidik PAUD bagaimana mengembangkan organisasi dan pembelajaran di masa Pandemi COVID-19.

Membuka kegiatan penguatan Organisasi Himpaudi di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten HSU, Rabiatul mengharapkan dimasa pandemi para guru dan tenaga pendidik PAUD harus tetap meningkatkan kualitas dan kapasitas diri.

Bunda PAUD Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah mendukung harapan Ketua Himpaudi Kalsel, menurutnya seorang pemdidik PAUD mengemban tanggung jawab besar menyiapkan generasi muda berkualitas sejak usia dini.
 
Para tenaga pendidik dan pengurus Himpaudi mwngikuti penguatan Organisasi Himpaudi di Amuntai, Sabtu. (Antaranews Kalsel/ Diskominfo HSU/Eddy A)

"Tanpa Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidik PAUD yang mumpuni maka tidak akan menghasilkan anak-anak yang cerdas dan berkualitas, " kata Anisah.

Menurut Anisah, keberhasilan anak usia dini merupakan landasan keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya, usia dini merupakan usia emas bagi seorang anak, tentunya ini perlu dukungan dari PAUD yang baik dan berkualitas.

"PAUD berkualitas dengan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi yang baik dalam menyiapkan perencanaan dan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menyiapkan bahan ajar serta melakukan evaluasi secara rutin," katanya.

Anisah juga menghimbau para tenaga pendidik PAUD mengikuti Vaksinasi COVID-19 sebagai syarat agar bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka pada Juli nanti.
 
Bunda PAUD Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah. (Antaranews Kalsel/ Diskominfo HSU/Eddy A)

Kepala seksi Dikmas PAUD Dinas Pendidikan HSU  Nurul Isna Hartaty mengatakan, pihaknya belum menerima laporan berapa jumlah tenaga pendidik PAUD yang sudah mengingkuti Vaksinasi COVID-19.

Ia mengatakan, pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) lembaga PAUD memang belum diikutsertakan dalam uji coba tersebut.

"Belum ada rekomendasi dari daerah untuk PAUD melakukan pembelajaran tatap muka, "katanya.

Padahal beberapa tenaga pendidik khususnya dari lembaga PAUD yang selama ini menjadi model percontohan seperti PAUD Ihsanul Amal Kecamatan Sungai Pandan menyambut antusias pelaksanaan PTMT.

'Semua guru di PAUD Ihsanul Amal sudah mengikuti vaksinasi lebih dulu, sarana dan prasarana untuk penerapan Protokol Kesehatan juga sudah disiapkan," kata salah seorang tenaga pendidik PAUD Ihsanul Amal.

Pendidik PAUD Ihsanul Amal lainnya, Zurida mengatakan, sebelum tahun ajaran  berakhir pihaknya sudah melakukan simulasi PTMT sambil membenahi tenaga pendidik, kependidikan, dokumen penunjang dan sarana prasarana agar di tahun ajaran baru siap melaksanakan PTMT sesuai prosedur yg berlaku.

Meski tidak dilibatkan dalam pelaksanaan PTMT Zurida berharap sema lembaga PAUD sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya pada pelaksanaan PTM Juli 2021.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021