Rumah Produksi Stayco Media bekerja sama dengan PIM Pictures kembali menghadirkan film terbaru, kali ini bergenre horor berjudul "Kutukan 9 Setan" yang dibintangi sederet aktor antara lain Fandy Christian, Joshua Suherman, Ajil Ditto, Frislly Herlind dan Denira Wiraguna.

Produser Film Kutukan 9 Setan, Agustinus Sitorus, menuturkan dirinya dan tim berusaha menghadirkan film horor untuk memenuhi dahaga terhadap film lokal yang menghibur.

"Ini merupakan film horor perdana Saya. Setelah sukses dengan Film Pariban, Saya mencoba membesut beberapa film dan series. Kali ini kami kami menghadirkan film horor untuk memenuhi dahaga terhadap film lokal yang menghibur," tutur dia dalam siaran persnya, dikutip Minggu.

Aktor Fandy Christian berharap akting perdananya setelah vakum di layar lebar sekian lama bisa memuaskan orang-orang.

"Film ini merupakan film perdana saya sekaligus menandai comeback setelah vakum. Terima kasih kepada Agustinus Sitorus yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Saya sangat suka dengan script nya dan semoga nanti memuaskan ketika telah tayang di layar lebar," kata dia.

Di sisi lain, Joshua Suherman mengaku antusias bisa menjalani pengalaman baru membintangi film horor.

"Kalau sebelumnya drama dan komedi, kali ini akan menjalani peran di film horor. Saya pribadi penasaran dan merasa pengalaman ini sangat menantang. Semoga kesempatan untuk berkarya ini bisa all out dan menghasilkan karya yang baik buat semua penonton," kata dia.

Film "Kutukan 9 Setan" yang akan memasuki masa syuting berkisah tentang lima sahabat bernama Verdy, Sarah, Devon, Miko dan Lia yang sering berlibur bersama. Setelah hampir setahun selalu gagal berlibur, mereka sampai akhirnya sepakat mengunjungi Gunung Bromo.

Kelimanya lalu memutuskan menyewa sebuah villa di bawah kaki gunung Bromo. Devon (Ajil Ditto) yang bertugas mencari villa menemukan villa bergaya kolonial (vintage) dengan harga sangat murah.

Meski sempat terjadi perdebatan dengan villa yang dianggap terlalu kuno dan seran, akhirnya Verdy (Fandy Christian) dan teman-temannya tetap tinggal di villa tersebut selama lima hari liburan di Bromo. Mereka pun dihantui ketakutan selama tinggal di sana.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021