Kepala Badan Pengembangan Teknologi Pertanian Kalimantan Selatan Muhammad Amin bersama Bupati Tabalong Anang Syakhfiani menandatangani perjanjian kerjasama dalam rangka pengembangan pertanian di 'Bumi Saraba Kawa' ini.

"Kita siap mendukung pengembangan pertanian di Kabupaten Tabalong termasuk sektor peternakan," ungkap Amin.

Dalam pemaparannya Amin menyampaikan Badan Litbang saat ini tengah melakukan pengembangan teknologi pembibitan ayam kampung di Desa Kambitin Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Ayam kampung unggulan Balitbangtan Banjarbaru ini memiliki produksi telur dan pertumbuhan yang tinggi. Balitbangtan juga melaksanakan Model-Pengembangan Pertanian Pedesaan Melalui Inovasi Berbasis Sapi Potong (M-P3MI)  di Desa Muang dan Desa Jaro.

Inovasi yang dilakukan berupa pembuatan pupuk cair dari limbah ternak.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengharapkan pengembangan teknologi pertanian maupun peternakan ini bisa meningkatkan produksi padi maupun telur ayam.

"Saat ini riset dan pengembangan sektor pertanian cukup penting bagi Kabupaten Tabalong," ungkap Anang.

Mengingat megahnya sektor pertambangan jadi kendala memajukan pertanian di wilayah ini meski saat ini Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Tabalong meningkat menjadi peringkat ketiga setelah Kota Banjarbaru dan Banjarmasin.

Ada beberapa usulan yang disampaikan Anang untuk tim peneliti di Balitbangtan antara lain pengembangan ternak itik di Desa Bungin, kambing lokal dengan kualitas ekspor hingga inovasi tanaman hortikultura seperti tomat dengan rasa yang lebih manis.

"Saya berharap tomat kita tidak kalah manis dengan tomat dari luar Kalimantan," ungkap Anang.

Sementara itu dalam penandatangan perjanjian kerjasama bidang pertanian ini  hadir pula Wakil Bupati Tabalong Mawardi, Dandim 1008/Tanjung Letkol Inf Ras Lambang Yudha, Plt Kadis Pertanian Kabupaten Tabalong Saswoko dan instansi terkait lainnya.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021