Istri Almarhum Brigadir Leo Nardo Latupapua, Rukinah(31) warga Desa Tumbukan Banyu, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), tak bisa menyembunyikan kesedihan atas kepergian almarhum dalam peristiwa penyerangan di Polsek Daha Selatan, kemarin.

Ia mengatakan, almarhum merupakan suami atau pasangan yang terbaik dalam hidupnya, sosoknya tulus, pemurah dan kasih sayangnya luar biasa kepada keluarga, terutama untuk kedua anak mereka.

"Sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda, firasat ataupun pesan saat akan kepergian almarhum, seperti hari-hari biasa dan juga tidak ada yang aneh-aneh," katanya, sambil sesekali menghapus air mata yang menetes, ketika ditemui awak media, Selasa (2/6).

Baca juga: Pengamanan Polsek Daha Selatan diperketat, layanan masyarakat tetap dibuka

Dijelaskan dia, almarhum dalam lingkungan sekitar tempat tinggal mudah bergaul dan selalu menolong kepada masyarakat yang meminta bantuan, akan diupayakan dibantu kalau masih bisa dibantu.

Ia bersama almarhum telah melalui masa pernikahan kurang lebih selama sembilan tahun dan dikaruniai dua anak, satu laki-laki berumur delapan tahun dan satu anak perempuan berumur empat tahun.

Bertempat tinggal di Tumbukan Banyu dari awal menikah bersama almarhum, dan sering bolak balik dari Tumbuhan Banyu - Kandangan, karena ada tempat tinggal di Kandangan, dan ia merupakan warga asli dari Tumbukan Banyu.

Baca juga: Anggota DPR RI prihatin pembatalan pemberangkatan haji, minta CJH bersabar

"Harapan kami dari keluarga almarhum korban, agar kejadian yang menimpa almarhum suami saya dapat diusut tuntas oleh pihak yang berwenang," katanya,

Pihaknya mewakilii keluarga, sangat berterima kasih atas kenaikan pangkat bagi almarhum dari brigadir menjadi bripka yang diberikan Kapolri, sekaligus merupakan kebanggaan bagi keluarga.

Ditambahkan dia, kebanggaan ini juga karena almarhum semasa hidup sebagai suami maupun abdi negara,  telah berkorban dan memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara ini sesuai dengan penjanjiannya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020