TK Annisa Banjarmasin terletak di daerah yang dikelilingi oleh perairan dan berdekatan dengan muara sungai Barito sehingga anak - anak di sekitar sekolah sangat familiar dengan dunia air dan segala hal yang terhubung dengannya.

Beranggotakan 8 orang tenaga ajar dan 76 peserta didik, TK Annisa terbagi 4 kelompok belajar serta 2 ruang kelas berukuran sedang.

Berbeda dari kebanyakan sekolah lain, kegiatan belajar mengajar di sekolah ini tidak hanya dilakukan antara guru dan murid saja namun juga banyak melibatkan orang tua sebagai bagian dalam prosesnya.

Mulai dari kegiatan pembuatan buku - buku literasi, coocking day, outing class hingga disetiap event.

Guru merangkul orang tua dalam kegiatan diawali dengan parenting yang memang rutin dilakukan oleh TK Annisa.

 Di parenting inilah kendala umum perkembangan anak didiskusikan agar mendapat solusi dan juga menjadi wadah untuk mengomunikasikan kegiatan sekolah yang melibatkan wali murid.

Hal tersebut membuktikan bahwa kepedulian orangtua terhadap pendidikan tidak hanya sebatas mendaftarkan sekolah dan memenuhi tugas materi saja.

Namun juga antusias ketika diibatkan dalam kegiatan di sekolah.

Pelibatan orangtua dalam perencanaan hingga proses belajar mengajar dalam pendidikan anak makin besar setelah TK Annisa mengajarkan konsep pilar karakter melalui Pendidikan Holistik Berbasis Karakter dari pembinaan Yayasan Adaro Bangun Negeri dan Indonesia Haritage Foundation (IHF) sejak awal 2018.
 
Foto Antaranews.Kalsel/ist (Istimewa)

Untuk makin menguatkan proses pembelajaran PHBK guru mendapat pelatihan khusus dalam menerapkan pendidikan karakter bagi anak yang terdiri dari 9 pilar karakter.

Masing - masing cinta Tuhan dan segenap ciptaanNya, tanggung jawab dan kedisiplinan, amanah dan diplomasi, hormat dan santun, dermawan dan suka menolong, percaya diri dan kreatif, kepemimpinan dan keadilan, baik dan rendah hati, toleransi dan menjunjung perdamaian persatuan.

“Program ini menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya guru PAUD," jelas staf PAUD YABN Yuliawati.

Tujuannya agar para guru mampu mendidik anak - anak pada seluruh aspek perkembangan mereka.

Dengan penekanan pada pembentukan anak yang berkarakter, cerdas dan kreatif, maka pasca pelatihan para guru masih mendapatkan pendampingan selama satu minggu di masing-masing sekolah.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019