Selang 5 jam setelah berhasil dipadamkan, kobaran api yang melanda masyarakat Desa Sungai Bali Kotabaru, kini bantuan mulai mengalir kepada para korban.

Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah cepat dalam penanganan korban kebakaran.

"Kami meminta agar segera dilakukan penanggulangan berupa pndirian tenda dan dapur umum," katanya.

Bersamaan itu penghimpunan dana untuk korban kebakaran juga dilakukan, baik melibatkan fraksi-fraksi, komisi dan lembaga lain pada DPRD Kotabaru.

Dikatakannya, semua fraksi di parlemen Kotabaru juga telah menghimpun dana dan telah disalurkan kepada korban melalui posko yang dibentuk.

"Kami di fraksi PDIP sementara ini telah menyalurkan Rp10 juta untuk membantu saudara-saudara kotban kebakaran," ujarnya.

Dan akan terus menghimpun bersama elemen lain. Demikian pula dengan seluruh fraksi yang ada di DPRD Kotabaru.

Sementara dari ketarangan resmi Pemerintahan Kecamatan Pulau Sebuku menjelaskan, sejumlah bantuan yang telah diterima posko. 

Secara rinci dijelaskan,  bantuan sementara yang diterima yakni Pemda Kotabaru berupa beras 60 sak, mie instan 80 dos, air 80 dos, gula 80 kg, posko korban kebakaran.


BNPB Kotabaru berupa tenda posko penanggulangan bencana. Bantuan dari Desa Balumbung  berupa tenda untuk korban kebakran 5 pasang, dan nasi bungkus.  Dari Desa Ujung buat nasi kotak 1500 bungkus.


Selanjutnya dari Bupati Tanah Bumbu yg diserahkan langsung Bupati H Sudian Noor , berupa mie instan 91 dos dan suplai air bersih.

Adapaun data valid yang dikeluarkan Pemerintahan Kecamatan Pulau Sebuku, jumlah korban kebakaran berjumlah 200 buah, berupa rumah warga, ruko, langgar, kantor Polsek dan dua buah pasar Sungai Bali dan pasar Rampa.

Kebakaran yang melanda warga di tiga RT tersebut mengakibatkan 1.400 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Pewarta: Shohib

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019