Delapan atlet karate-do Kabupaten Hulu Sungai Utara berhasil menyabet juara 1   untuk festival kumite Kejuaraan KONI Banjarmasin Cup 2019 yang selesai perhelatannya di Gedung Futsal HKSN Banjarmasin, Minggu (7/7).

Sementara  enam medali untuk turnamen karate- do pada kejuaraan ini juga sukses diraih para atlet HSU, beberapa diantaranya meraih medali dan piala sekaligus untuk turnamen dan festival.

Ketua FORKI Kabupaten HSU Adi Lesmana di Amuntai, Senin mengatakan rasa bangga karena kontingen atlet karate-do HSU bisa pulang dengan membawa hasil yang membanggakan.

"Total sebanyak 12 piala untuik festival dan 7 medali dari turnamen yang berhasil dibawa pulang atlet-  atlet karate-do HSU dari Kejuaraan KONI Banjarmasin Cup 2019,"  kata Adi Lesmana.

Adi mengatakan, hasil Kejuaraan KONI Banjarmasin Cup 2019 open turnamen dan festival kali ini sangat membanggakan karena cukup banyak prestasi yang diraih atlet karate-do HSU.

Ia mengatakan, padahal tidak ada persiapan khusus jelang kejuaraan ini namun berkat rutinitas pelatihan diperguruan masing-masing, maka bisa dilihat hasilnya.

Diinformasikan, untuk Juara 1 festival kumite diraih Fariz Rafly Wahyuni, M. Rifat, Fadel Noor Fahreza, 
M. Raditya Darius,  M. Risky Maulana, M dan Hafiz Ihsanul Haqqi.

Sedangkan sensei yang berhasil meraih dua prestasi sekaligus yakni Amelia juara 3 turnamen kumite dan juara 3 turnamen KATA, Munadillah Al Munirah juara  3 turnamen kumite dan juara 1 festival kumite,  Avaralia S Sampulawa juara 3 turnamen kumite dan juara 1 festival kumite, Puteri juara 3 kelas turnamen kumite dan juara 1 festival kumite, M. Khaidir Ramadhan juara 3 kumite turnamen dan juara 2 festival.

Ada pula, lanjutnya, Mahmudah yang meraih juara 2 turnamen kumite, Syahraza Zeriany juara 2 kumite festival, Sigit Wahyu Prabowo juara 2 festival kumite.

Sehingga total sebanyak 12 piala untuk festival dan 7 medali dari turnamen yang diraih para atlet karate-do HSU di ajang kejuaraan yang dihelat 2 -7 Juli kemaren.

Pelatih cabang karate-do Mizerian atau biasa disapa Memed mengaku surprise dengan perolehan prestasi para atlet mengingat sebagian besar mereka adalah atlet junior.

"Bagi pelatih alhamdulillah hasil itu cukup menggembirakan karena yang ikut pertandingan semalam rata rata atlit baru, 40 % atlit lama, 60 % atlit baru," kata Memed.

Ia mengatakan, semua kabupaten/kota di Kalsel mengirimkan atletnya mengikuti kejuaraan karate-do ini, bahkan dari  Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur juga ada mengirimkan atletnya.

Memed mensyukuri karena khusus untuk cabang karate-do prestasi yang dicapai di setiap kejuaraan selalu meningkat.

"Alhamdulillah Pemerintah Daerah melalui  KONI dan Forki juga menyediakan fasilitas dan sarana berlatih yang memadai, walau ada beberapa kekurangan tapi semua fasilitas masih bisa dimaksimalkan," katanya.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019