Selasa, 19 September 2017

Penerimaan PBB Kota Banjarmasin Mencapai 70 Persen

id PBB
Penerimaan PBB Kota Banjarmasin Mencapai 70 Persen
. (Antaranews Kalsel/indonesiaconsult.com)
Karena tanah yang masuk dalam program itu relatif ukuran kecil, jadi pajaknya juga kecil,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Penerimaan Pajak Bumi Bangunan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan sudah mencapai Rp28 miliar atau 70 persen dari target tahunh 2017.

Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Dispenda Kota Banjarmasin, Yusna Irawan di Banjarmasin, Jumat mengatakan pencapaian target penerimaan tersebut menunjukkan bahwa pajak PBB masih mampu untuk menyumbang pendapatan daerah yang berarti bagi kas daerah kota tersebut.

Penerimaan PBB kalau dibanding penerimaan sektor lain relatif kecil, terutama dibanding penerimaan dari sektor restauran.

Hal itu dikarenakan adanya beberapa faktor seperti program penghapusan denda (sudahberakhir 31 Agustus kemarin) dan masih rendahnya kepedulian masyarakat dalam membayar PBB.

"Sebab, terkadang masyarakat baru membayar PBB, bila memang ada keperluan dengan persyaratan administrasi penerbitan surat tanah," imbuhnya.

Di sisi lain, terkait adanya program nasional sertifikasi tanah atau prona yang saat ini berjalan. Dinilai masih belum mampu atau terlalu besar dalam meningkatkan PAD. Hal itu dkarenakan skala luas tanah yang mendapatkan program tersebut, tergolong kecil hingga nilainya tidak seberapa.

"Karena tanah yang masuk dalam program itu relatif ukuran kecil, jadi pajaknya juga kecil," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Nur Yaumil mengungkapkan, sejak tahun 2017 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Keuangan Daerah setempat, memberlakukan penghapusan denda dan pengurangan pokok tagihan tunggakan PBB

Dijelaskannya, penghapusan denda tersebut berlaku bagi para penunggak tagihan, terhitung sejak tahun 2008 hingga tahun 2012. Kemudian untuk pengurangan pokok denda dilakukan dalam dua versi pengurangan, yakni, untuk tahun 2008 hingga 2010 dikurangi sebesar 25 persen, sedangkan untuk tahun 2011 hingga 2012 dikurangi sebesar 50 persen.

menurut dia, untuk penerimaan total pajak hingga September ini dari sektor restoran sejauh ini menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 yang sudah terkumpul sekitar Rp33 miliar sesuai targetnya.

Kemudian untuk keseluruhan realisasi target PAD Kota Banjarmasin hingga September 2017 ini, di berbagai bidang sudah mencapai hampir 70 persen dengan besaran target total Rp247 miliar.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga