Senin, 26 Juni 2017

Pemkab Gali Potensi Perikanan Darat Kecamatan Panyipatan

id perikanan
Pemkab Gali Potensi Perikanan Darat Kecamatan Panyipatan
. (Antara/doc.)
Upaya menggali potensi perikanan darat di Kecamatan Panyipatan tersebut atas dasar keanekaragaman ikan air tawar yang ada di beberapa desa di Kecamatan Panyipatan,
Pelaihari, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mulai menggali potensi perikanan air tawar di Kecamatan Panyipatan sebagai upaya untuk lebih meningkatkan produksi perikanan darat.

"Upaya menggali potensi perikanan darat di Kecamatan Panyipatan tersebut atas dasar keanekaragaman ikan air tawar yang ada di beberapa desa di Kecamatan Panyipatan," ujar Camat Panyipatan Muhammad Sahid di Pelaihari, Kamis.

Menurut dia, alasan lainnya adalah hasil perikanan darat yang dijual dipasarkan di wilayah Kabupaten Tanah Laut seperti, ikan gabus, betok dan lainnya berasal dari desa-desa di Kecamatan Panyipatan.

Melihat kenyataan tersebut, Pemkab Tanah Laut meminta Kecamatan Panyipatan untuk melakukan pendataan desa-desa yang berpotensi menghasilkan ikan air tawar untuk dibuatkan tempat pembudidayaan melalui kelompok tani.

Dia berharap, dari hasil pendataan potensi perikanan darat di beberapa desa Kecamatan Panyipatan, maka kedepan dapat direalisasikan budidaya ikan air tawar di kecamatan tersebut.

Dengan adanya usah pembudidayaan ikan air tawar di Kecamatan Panyipatan, ungkap dia, dapat meningkatkan produksi perikanan darat dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Terpisah, Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah mengungkapkan, potensi perikanan darat di Kecamatan Panyipatan perlu mendapat perhatian serius dari Pemkab Tanah Laut.

Untuk itu, dia meminta, pihak Kecamatan Panyipatan segera menggali potensi desa-desa di kecamatan tersebut untuk melakukan pembudidayaan ikan air tawar.

"Potensi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan air tawar di Tanah Laut terus kita dikembangkan agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," demikian tegasnya.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga