Patroli Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, menjaring empat pemabuk dan empat Pekerja Sek Komersial (PSK) yang ada di kawasan kota seetempat yang selama ini dianggap meresahkan masyarakat.

Kepala Satuan Sabhara Polresta, AKP Haryoto MT di Banjarmasin, Kamis mengatakan, diamankan delapan orang tersebut karena mereka masuk dalam sasaran target patroli rutin yang biasa dilakukan.

Terus diterangkan, empat orang pemabuk itu diamankan pada Rabu (19/12) pukul 23.00 wita ditempat yang berbeda untuk Rio Priantoni (19) dan Isro Rifani (17) itu diamankan di siring Sudirman saat sedang asyik pesta minuman keras jenis Aldo.

Sedangkan dua orang pemabuk lagi bernama Niko Tanita (34) warga Cempaka dan M Andre (38) warga Nagasari Banjarmasin, diamankan di lokasi sama saat hendak melakukan pesta minuman keras tapi minuman tersebut belum sempat dibukanya.

Selanjutnya, empat orang PSK diamankan pada Kamis (20/12) dini hari sekitar pukul 02.00 wita, untuk dua orang yang diduga Pekerja Sek Komersia berinisial AD alias Lias (22) dan temannya HL alias Lina warga Teluk Tiram Banjarmasin itu, diamankan polisi di jalan RE Martadinata tepatnya depan Kantor Walikota Banjarmasin.

Berikutnya, NS alias Nisa (19) warga Sungai Lulut dan RS alias Milah (20) warga Anjir Kalteng diamankan polisi saat di pantai jodoh jalan Sudirman, yang menurut menuturan mereka sedang menunggu teman habis pulang dari tempat hibura malam.

"Mereka semua akan kita lakukan sidang tindak pidana ringan serta pendataan dan pembinaan agar memilik efek jera untuk tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut," terangnya kepada ANTARA.

Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin akan rutin melakukan patroli di titik-titik rawan terjadinya tindak pindana, sehingga setiap perbuatan masyarakat yang masuk dalam sasaran target sebagai penyakit masyarakat akan langsung diamankan.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk cipta kondisi menjelang natal dan tahun baru, serta untuk mengantisipasi kejahatan dan tindak kriminal diwilayah Kota Banjarmasin.

"Saya akan terus perintahkan anggota yang dinas malam untuk rutin melakukan patroli atau Razia Pekat dengan sasaran minuman keras, PSK, pemabuk, senjata tajam, hotel, KTP serta kebut-kebutan," terang pria yang akrab dengan awak media itu.



: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026