Ketua DPRD Kalimantan Selatan Nasib Alamsyah menyatakan, prestasi kontingen paralimpic (atlet penyandang cacat) dari provinsinya pada Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XIV di Pekanbaru, Riau Tahun 2012, bisa menjadi contoh atlet lain.
Pernyataan itu menjawab wartawan yang tergabung dalam Journalist Parliament Community (JPC) Kalsel, di Banjarmasin, Selasa, berkaitan prestasi kontingen paralimpic asal provinsinya berhasil masuk sepuluh besar pada Peparnas XIV.
"Kita boleh bangga dengan prestasi paralimpic Kalsel yang berlaga di Peparnas XIV, walau mereka penyandang masalah fisik, tapi jiwa dan semangat tetap tegar," tandas pensiunan perwira menengah TNI-AD yang berpangkat terakhir kolonel infantri itu.
Menurut mantan Komandan Korem Bone Sulawesi Selatan itu, paralimpic yang berprestasi tersebut, patut pula mendapatkan penghargaan sebagaimana atlet-atlet berprestasi lainnya, karena mereka mampu membersembahkan prestasi yang luar biasa bagi nama baik Kalsel.
"Apalagi keberangkatan mereka tersebut hanya ditarget masuk sepuluh besar, dengan perolehan 10 medali emas. Namun kenyataannya mereka mampu mempersembahkan 24 medali emas, ditambah perak dan medali perunggu," lanjutnya.
Mantan Komandan Kodim Banjarmasin itu juga mengapresiasi sikap Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel H Abdussamad Sulaiman HB, yang secara khusus pula menaruh perhatian kepada kontingen paralimpic asal provinsinya.
"Sebagai contoh, walau saat keberangkatan Pak Haji Leman (panggilan akrab HA Sulaiman HB) ke Pekanbaru itu, keadaan istrinya sedang sakit dan masuk rumah sakit, tapi beliau tetap berangkat, untuk menemui kontingen paralimpic asal Kalsel," ungkapnya.
"Selain itu, dengan disertai Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kalsel Gusti Perdana Kesuma, Pak Haji Leman berkesempatan pula menyaksikan pertandingan paralimpic asal provinsinya di `Bumi Adat Melayu` Riau tersebut," demikian Nasib Alamsyah.
Paralimpic Kalsel yang berlaga dalam Peparnas XIV tersebut hanya 43 orang, mengikuti delapan cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, renang, futsal, bulutangkis dan panahanan.
 Selain itu, cabor catur, angkat berat dan tenis meja, kecuali bolling dan tenis lapangan yang tak diikuti paralimpic Kalsel. /Shn/D.
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026