Permintaan itu disampaikan oleh Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming saat acara pelantikan pengurus IWAPI tingkat kabupaten periode 2012 - 2017 di Hotel Puteri Duyung, Kecamatan Kusan Hilir, Kamis.
"Kami menaruh harapan kiranya IWAPI nanti mampu berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedepan. Sehingga kesejahteraan masyarakat lebih meningkat," katanya.
Iapun berharap melalui gerakan para wanita pengusaha yang ada di dalamnya, IWAPI akan selalu eksis mengembangkan potensi usaha di tengah masyarakat.
IWAPI harus lebih mengedepankan tujuan bersama supaya tidak muncul perpecahan diantara pengurus organisasi tersebut.
Siapapun pengurus IWAPI pemerintahpun cukup dianggap sebagai pembinanya saja. Semangat wanita pengusaha dalam membentuk organisasi IWAPI itu diharapkan bisa di ajarkan pada anak-anak mereka sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan usaha mereka saat ini.
Kami sependapat jika organisasi IWAPI berupaya meningkatkan potensi usaha miko, kecil, dan menengah (UMKM). Memang segala sesuatu layaknya dimulai dari hal yang kecil-kecil baru kemudian menjadi usaha besar yang lebih menguntungkan," katanya.
Pengurus IWAPI Tanbu dilantik secara langsung oleh ketua DPD IWAPI Kalsel, Mariati Wahyudi. Selain dihadiri oleh Bupati Tanbu, juga telah hadir ketua tim penggerak PKKK, Hj Erwinda Mardani beserta jajaranya dan sejumlah pejabat dari unsur muspida setempat dalam acara tersebut.
Menurut Mariati, secara nasional pertumbuhan usaha di Indonesia baru sekitar 0,8 persen dari jumlah penduduk yang ada. Berdasarkan data tersebut juga baru ada sekitar 0,1 persen pengusaha yang bergerak dalam bidang usaha mikro.
Menyusul terbentuknya organisasi IWAPI diharapkan peran wanita dalam mengembangkan usaha semakin meningkat. Sesuai visi-misi IWAPI tersebut peran wanita dianggap mampu memberi sekaligus menjadi contoh dalam bidang kewirausahaan.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.