Polri dihadapkan pada berbagai tantangan, hambatan dan cobaan yang tidak ringan, ujar Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Timor Pradopo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Hulu Sungai Tengah H Harun Nurasid.

"Kita ketahui bersama bahwa dalam kurun waktu 66 tahun ini, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan, hambatan dan cobaan yang tidak ringan, namun semua dinamika serta tempaan itu merupakan bagian dari catatan perjalana sejarah Polri, yang akan memperkaya dan memperkuat nilai-nilai kejuangan institusi bhayangkara di negeri ini," kata Bupati Minggu (1/7).

Perjalanan waktu yang demikian panjang telah mematangkan pengabdian polisi kepada masyarakat.

Berbagai dinamika perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menjadikan polri bersikap adaptif dan akomodatif.

Beragam prestasi dan pencapaian kinerja polri saat ini, telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional.

Diantaranya dalam keberhasilan mengungkap kasus-kasus terorisme, pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional maupun internasional.

Sementara itu, tema peringatan HUT Bhayangkara ke-66 pada 2012 � Pelayanan Prima, Anti KKN, Anti Kekerasan memantapkan Kamdagri dan Supremasi Hukum guna mendukung pembangunan nasional".

"Sebagaimana tema tersebut, dikaitkan dengan Grand Strategy Polri tahap III yaitu Strive For Exellence yang seyogianya akan dimulai pada tahun 2015 sampai dengan 2025, hendaknya tema tersebut dapat diaplikasikan mulai dari sekarang seiring dengan upaya kita untuk membangun kemitraan dengan masyarakat,� lanjutnya.

Usai upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 66, dilanjutkan dengan menampilkan berbagai pertunjukkan yang diantaranya atraksi dari polisi cilik, Bela Diri Polri, Pencak Silat dan Drum Band./C



: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026